INDUSTRY.co.id - Jakarta- Forum Pekerja Media meminta pemerintah mengusut tuntas penyerangan terhadap kantor media cetak Radar Bogor oleh oknum dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Forum Pekerja Media berunjuk rasa yang menuntut untuk mengusut tuntas penyerangan terhadap kantor media cetak Radar Bogor oleh oknum dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018)
Forum Pekerja Media terdiri Serikat Pekerja Lintas Media Jakarta, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), LBH Pers dan Forum Serikat Pekerja Media (FSPM) Independen. Mereka berorasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), selanjutnya berjalan ke arah Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.
Saat melakukan unjuk rasa, Koordinator Aksi, Chiko sempat ditahan agar berhenti melakukan aksinya oleh petugas kepolisian. Namun mereka akhirnya menyingkir dan melanjutkan aksi dengan berjalan menuju Jalan Thamrin.
Penggerudukan terhadap Kantor Radar Bogor yang dilakukan simpatisan PDIP Bogor kembali terjadi pada Jumat, 1 Juni 2018. Bahkan aksi yang dilakukan bertepatan dengan hari lahir Pancasila.
Simpatisan PDIP sebelumnya juga melakukan aksi yang sama pada Rabu 31 Mei 2018. Aksi pertama tersebut disertai dengan pemukulan dan perusakan properti kantor.
Forum Pekerja Media menyesalkan kepolisian yang belum mengusut tuntas penggerudukan yang pertama pada Rabu lalu, sehingga aksi serupa terulang kembali," kata Ketua FSPM Independen, Sasmito.
Padahal kegiatan tersebut sudah melanggar hukum dan mengancam kebebasan pers, katanya.
Aksi kekerasan yang dilakukan oleh kader PDIP ini berawal dari keberatan "headline" Radar Bogor yang berjudul "Ongkang-ongkang kaki dapat Rp112 Juta".