Pemerintah Perlu Mengoptimalkan Potensi Sumber Enenrgi Terbarukan Dari Laut

Oleh : Hariyanto | Kamis, 31 Mei 2018 - 13:53 WIB

Ilustrasi PLTB (ist)
Ilustrasi PLTB (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah dinilai perlu mengoptimalkan potensi sumber energi terbarukan yang berasal dari laut mengingat luasan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini terdiri atas dua pertiga kawasan perairan.

Iskindo (Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia) mengusulkan kepada Presiden RI agar lebih serius melakukan hilirisasi hasil riset dan pengembangan peningkatkan investasi energi baru terbarukan yang berasal dari laut, kata Ketua Harian Iskindo Moh Abdi Suhufan dalam rilis, Rabu (30/5/2018).

Usulan tersebut termasuk dari beragam rekomendasi yang telah dihasilkan Kongres Iskindo, beberapa waktu lalu, mempercepat perwujudan poros maritim dunia. 

"Optimalisasi energi terbarukan dari laut perlu dilakukan terutama untuk daerah-daerah pinggiran Nusantara khususnya yang berpotensi besar untuk itu," ungkapnya.

Hal tersebut bertujuan untuk mendukung pencapaian target energi bersih serta meningkatkan berbagai daerah yang tingkat elektrifikasinya masih rendah.

Sebelumnya, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menyatakan, sektor energi kerap menjadi isu sensitif bagi stabilitas dan keamanan global sehingga dunia saat ini perlu didorong mengembangkan energi baru dan terbarukan.

"Saat ini dunia darurat memerlukan energi baru terbarukan guna menjamin efisiensi dan sejalan dengan pertumbuhan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan," kata Nurhayati di Jakarta, Jumat (18/5/2018) lalu.

Untuk itu BKSAP DPR RI juga kembali mencetuskan penyelenggaraan Forum Parlemen Dunia untuk Pembangunan Berkelanjutan dengan tema "Kemitraan menuju Energi Terbarukan bagi Semua".

Gagasan Forum Parlemen Dunia yang dijadwalkan bakal digelar pada September 2018 bakal menyoroti bahwa sumber-sumber energi konvensional yang tidak terbarukan dinilai masih menjadi sumber energi yang mengakibatkan pemanasan global.

Politikus Partai Demokrat itu menegaskan, parlemen sebagai institusi krusial memiliki peranan penting menentukan arah kebijakan pemerintah terkait perundangan, anggaran, pengawasan dan diplomasi luar negeri, dengan tujuan menyejahterakan masyarakat dunia serta menjaga kesinambungan planet bumi.

Sebelumnya, Pemerintah RI melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan telah siap menganggarkan dana revitalisasi sebesar Rp66 miliar untuk memperbaiki 52 pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) di seluruh penjuru Indonesia yang saat ini dalam kondisi rusak dan belum diserahterimakan kepada Pemerintah Daerah.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Direktorat Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Noor Arifin Muhammad di sela-sela peresmian pembangkit listrik tenaga surya terpusat di desa Bencah Umbai, kabupaten Siak, Riau, Kamis (5/4), mengungkapkan bahwa untuk saat ini, pemerintah hanya akan melakukan revitalisasi pada 52 unit dari sekitar 68 unit infrastruktur yang mengalami kerusakan, pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH), pembangkit listrik tenaga hybrid (diesel dan surya), pembangkit listrik tenaga sampah kota (PLTSa) dan pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBm).

Terdapat berbagai faktor yang menyebabkan infrastruktur pembangkit listrik rusak. Selain disebabkan oleh bencana alam, juga disebabkan oleh kevakuman pengelola pembangkit karena belum diserahterimakan kepada pihak pemda sementara masa pemeliharaan dari kontraktor sudah selesai.(tar)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sriwijaya Air (Foto Ist)

Selasa, 21 Mei 2019 - 12:00 WIB

Jelang Momen Mudik Lebaran, Sriwijaya Air Buka Tiga Rute Baru

Sriwijaya Air, maskapai penerbangan nasional yang merupakan bagian dari Garuda Indonesia Group siap menyambut datangnya momen mudik Lebaran Idul Fitri 1440 H dengan menyiapkan tiga rute penerbangan…

Budi Hikmat, Kepala Makro Ekonomi dan Direktur Strategi Investasi PT Bahana TCW Investment Management,

Selasa, 21 Mei 2019 - 11:00 WIB

Lonjakan Defisit Neraca Dagang Tuntut Reformasi Struktural

Kabar kurang menggembirakan kembali mengejutkan pasar finansial Indonesia pada pertengahan Mei ini. Tak hanya polemik perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok semakin panas, investor…

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, PhD dan Kepala Karantina dan Keamanan Pangan Sarawak, Gasing Anak Nyalu

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:53 WIB

Kementan Capai Kesepakatan bersama Otoritas Serawak Terkait Ekspor

Kuching - Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) jajaki harmonisasi aturan perkarantinaan Indonesia - Sarawak, Malaysia terkait lalu lintas komoditas pertanian di…

Perusahaan pembiayaan Federal International Finance (FIFGROUP) meresmikan Reading Corner di 5 SMK unggulan di 5 kota di Indonesia, Senin (20/5/2019)

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:39 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM, FIF Group Resmikan Reading Corner di Lima Kota

Perusahaan pembiayaan Federal International Finance (FIFGROUP) meresmikan Reading Corner di 5 SMK unggulan di 5 kota di Indonesia, Senin (20/5/2019) kemarin.

Perakitan perangkat Xiaomi

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:34 WIB

Xiaomi Pastikan Produksi Lancar Menjelang Momentum Lebaran

Berkomitmen untuk memenuhi tingginya permintaan konsumen di bulan Ramadan, Xiaomi berfokus pada kelancaran proses produksi dan distribusi.