INDUSTRY.co.id - Purwokerto- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Cilacap menargetkan nilai investasi yang masuk di kabupaten itu pada tahun 2017 mencapai Rp600 miliar, kata Kepala DPMPTSP Cilacap Budi Santosa.
"Kami optimistis target itu bisa terealisasi karena ada beberapa kegiatan besar yang akan dilaksanakan tahun ini," katanya saat ditemui Antara di Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (26/1/2017)
Ia mengatakan kegiatan besar itu di antaranya proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 1x1.000 megawatt oleh PT Sumber Segara Prima dan "ground breaking" Refinery Development Masterplan Program (RDMP) Pertamina Refinery Unit IV Cilacap yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juli.
Jika proyek RDMP tersebut berjalan, kata dia, efek berkesinambungan bagi warga Cilacap akan bergulir terutama di bidang tenaga kerja dan menumbuhkan simpul-simpul ekonomi baru.
Ia mengakui target investasi tahun 2016 yang sebesar Rp550 miliar dapat terlampaui hingga mencapai Rp11,4 triliun.
"Realisasi pencapaian target itu ditopang oleh industri-industri besar terutama proyek-proyek energi listrik, minyak, dan gas," katanya.
Lebih lanjut, Budi mengatakan pada tahun 2017, pihaknya berupaya mengungkit sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar lebih berkembang.
Bahkan, kata dia, beberapa UMKM unggulan akan ditampilkan di Bremen, Jerman.
Sementara untuk sektor perhotelan, dia mengatakan pihaknya sedang melihat realisasi dari hotel-hotel yang berdiri pada tahun 2016.
"Dari pantauan kami terhadap hotel-hotel yang baru dibuka pada tahun 2016, yakni Fave dan Atrium, sampai awal 2017 okupansinya masih di kisaran 50 persen. Dalam beberapa waktu ke depan, Huis Hotel juga akan dibuka," katanya.
Ia mengharapkan dengan adanya sektor industri yang akan segera dibuka di Cilacap akan mendongkrak tingkat hunian hotel.
Menurut dia, hal itu disebabkan tingkat hunian hotel di Cilacap pada hari Senin hingga Jumat didominasi kaum profesional.
Akan tetapi pada hari Sabtu dan Minggu, kata dia, okupansi hotel di Cilacap kurang menggembirakan.