INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pemerintah Australia, telah mengeluarkan imbauan perjalanan atau Travel Advice bagi warganya pasca ledakan bom bunuh diri di Surabaya pada Minggu pagi (13/5/2018) yang terjadi ditiga gereja di Surabaya, Jawa Timur.

Advertisement

Tiga gereja itu adalah Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro 146, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna.

"Pada 13 Mei 2018 ada serangan bom di tiga gereja di Surabaya yang menyebabkan banyak kematian dan cedera. Warga Australia diingatkan akan risiko yang semakin meningkat dari serangan lebih lanjut menjelang dan selama Ramadan (pertengahan Mei hingga pertengahan Juni 2018)," tulis travel advice pemerintah Australia dikutip dari smartraveller.gov.au, Senin, (14/5/2018).

Advertisement

Selain itu, Pemerintah Australia juga memperingatkan agar tetap waspada di Indonesia, temasuk di Bali. "Tingkat saran kami tidak berubah, termasuk Bali. Tingkat yang lebih tinggi berlaku di beberapa bagian negara," tulisnya.

Diketahui bom bunuh diri di Surabaya tersebut hingga pagi ini diketahui data terakhir yang diperoleh dari Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya menyebutkan, 14 korban tewas dan 39 orang lainnya mengalami luka-luka.

Advertisement

Serangan bom juga kembali terjadi Senin pagi, 14 Mei 2018 di Mapolrestabes Surabaya, tepatnya pada pukul 08.50 WIB.

Advertisement