Kebutuhan Sutera Tinggi, Indonesia Kini Andalkan Impor Jepang

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 28 April 2018 - 13:45 WIB

Indonesia -Jepang Jajaki kerjasama kemudahan bahan baku impor serat cupro sebagai alternatif pengganti benang sutera (Foto: Fadli Industry.co.id)
Indonesia -Jepang Jajaki kerjasama kemudahan bahan baku impor serat cupro sebagai alternatif pengganti benang sutera (Foto: Fadli Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Hubungan bilateral Indonesia-Jepang telah memasuki usia ke -60 tahun. Kedua negara tersebut terus mengoptimalkan kerjasama di sektor perdagangan. Dan salah satunya melalui kemudahan bahan baku impor serat cupro sebagai alternatif pengganti benang sutera.

Fitriani Kuroda, Presiden Dirketur dari PT Milangkori Persada selaku importir resmi dan supplier resmi dari serat cupro Jepang mengatakan, ketergantungan besar Indonesia terhadap China dalam penyediaan bahan baku benang sutera dinilai turut berimbas pada perajin batik dan tenun yang selama ini mengandalkan bahan itu untuk proses produksi.

“Serat Cupro hadir menjadi alternative pengganti benang sutera bagi perajin yang harganya kini melambung dan di kisaran Rp 1,3 juta per kilogram, sementara serat cupro hanya Rp 400 ribu per kilogram. Selain itu bahan sutera yang dihasilkan dingin dan sejuk dipakai,” kata dia di ajang Inacraft 2018 kepada INDUSTRY.co.id, Sabtu (28/4/2018).

Ia mengatakan, adapun perusahaan Jepang yang mengekspor serat cupro adalah Asahi Kasei Corporation. Serat Cupro ialah serat pendek yang menempel yang dibiji kapas, kemudian dengan teknologi Jepang diolah menjadi benang.

 “Karena itu kita melalui pameran ini berharap perusahaan-perusahaan tekstil di Indonesia bisa memakai dan mengolah menjadi tekstil dan produk tekstil,” jelas dia. Pihaknya juga menargetkan bisa mengimpor 100 ton serat Cupro dari Jepang.

Selama ini serat cupro dari Asahi yang telah dipintal jadi benang bemberg juga telah digunakan selama 50 tahun di India untuk membuat pakaian tradisional Sari untuk wanita dan turban untuk laki-lakinya.

“Sedangkan di Indonesia hanya boleh digunakan untuk batik tulis, cap dan tenun atau motif tradisi, tidak boleh untuk massal berton-ton seperti itu,” ujarnya.

Cupro sendiri memiliki berbagai keunggulan sehingga bisa disejajarkan kualitas sutera. Warna benang menjadi berkilau dan mengesankan produk menjadi terangkat, memiliki kesan glamor.  Namun lebih dari itu, sebagai benang untuk dunia seni dan kerajinan harganya lebih terjangkau bagi kalangan perajin.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum terpilih BPP HIPMI 2019-2022, Mardani H. Maming saat berada di Munas HIPMI XVI di hotel sultan Jakarta

Jumat, 20 September 2019 - 00:27 WIB

Anak Kepala Desa Ini Pimpin HIPMI

Jakarta-Musyawarah Nasional (MUNAS) XVI Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang diselenggarakan pada tanggal 16-17 September 2019 dalam rangka pemilhan ketua…

Untuk memenuhi kebutuhan alat berat tersebut,pada tanggal 17 September 2019,SEAM Group mengadakan penandatanganan kerjasama dengan XCMG Mining Machinery Co

Kamis, 19 September 2019 - 23:07 WIB

Perkuat Infrastruktur, Seam Group Gandeng BUMN China dalam Pengadaan Alat Berat

Jakarta-PT Sumber Energi Alam Minera (.SEAM.) adalah grup usaha dengan bisnis utama infrastruktur dan energi terpadu berlokasi di Kalimantan dan Subang, Jawa Barat

Festival Tanjung Lesung Siap Digelar

Kamis, 19 September 2019 - 21:45 WIB

Targetkan Ribuan Pelancong, Festival Tanjung Lesung Siap Digelar

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan PT. Banten West Java, sebagai pengelola KEK Pariwisata Tanjung Lesung resmi…

HPB Gelar Konferensi Skala Besar di Surabaya

Kamis, 19 September 2019 - 21:12 WIB

Gelar Konferensi Skala Besar di Surabaya, HPB Kian Agresif Incar Pasar Indonesia

Dalam rangka menstimulasi adopsi teknologi Blockchain di Asia Tenggara, HPB menyelenggarakan event skala besar di Surabaya. Event ini berhasil menarik 300 pengunjung dari kalangan pebisnis lokal,…

Jababeka Berikan Pengobatan Gratis di Desa Mekarmukti

Kamis, 19 September 2019 - 20:52 WIB

Jababeka Berikan Pengobatan Gratis di Desa Mekarmukti

Pengobatan Gratis merupakan salah satu Program CSR Jababeka Bersahabat (Jabat Sehat) di bidang Kesehatan yang diperuntukkan bagi warga yang berada di desa sekitar Kawasan Jababeka.