Komisi IV DPR RI Kunjungi Temanggung, Mendukung Swasembada Bawang Putih dan Tangani Kartel

Oleh : Wiyanto | Kamis, 19 April 2018 - 16:17 WIB

Anggota DPR Komisi IV, Siti Hediati Soeharto berserta rombongan DPR lainnya dan Dirjen Hortikultura, Suwandi
Anggota DPR Komisi IV, Siti Hediati Soeharto berserta rombongan DPR lainnya dan Dirjen Hortikultura, Suwandi

INDUSTRY.co.id - Temanggung,- Panitia Kerja (Panja) Bawang Putih Komisi IV DPR-RI mengunjungi dan melihat langsung program perluasan areal bawang putih di Temanggung Jawa Tengah.  Ini untuk memastikan progres  Program Pencapaian Swasembada Bawang Putih 2021 yang digaungkan Kementerian Pertanian dibawah kepemimpinan Andi Amran Sulaiman.  Ini sejalan roadmap menjadikan Indonesia  Lumbung Pangan Dunia 2045.

Anggota Komisi IV DPR-RI Rahmad Handoyo menyatakan mendukung penuh upaya swasembada bawang putih. Untuk itu mengapresiasi apa yang dilakukan Menterin Pertanian Andi Amran Sulaiman.

“Kami berkepentingan untuk memastikan  pertanaman bawang putih,” demikian kata Rahmad di Temanggung, Kamis (19/4/2018).

"Untuk menunjukkan komitmen dari impotir, agar wajib tanam importir  semula 5 persen agar dinaikan mininal menjadi 20 persen sehinnga mempercepat swasembada,” sambung dia.

Hal yang sama diungkapkan oleh rombongan Komisi IV DPR-RI yakni Sulaiman L Hamzah, Endro Hermono, Agung Widyantoro, Siti Hediati Soeharto dan Oo Sutisna bahwa Komisi IV mendukung penuh swasembada dan agar aturan wajib impor dinaikan minimal 20 persen.

"Kita dukung juga upaya berantas kartel bawang putih,” ungkapnya Sulaiman bersama rombongan secara serentak.

“Makanya ini sudah bentuk Panja yang khusus  menangani bawang putih,” pinta Sulaiman.

Selanjutnya Siti Hediati Soeharto menambahkan agar Litbang Pertanian mencari lokasi tanam yang sesuai dan mengembangkan teknologi memperoleh jenis bawang putih unggul.

Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi saat mendampingi kunjungan Panja Komisi IV DPR RI mengatakan Temanggung salah satu sentra bawang putih, selain di Lombok Timur dan Banyuwangi. Pada 2017 Temanggung berkontribusi 30 persen dari produksi nasional.

Untuk mencapai swasembada bawang putih 2021, diperlukan luas pertanaman 79 ribu hektar, diantaranya 65 ribu hektar untuk produksi dan 14 ribu hektar untuk perbenihan.  Iya dilakukan bertahap. 

“Tahapnya tahun lalu, 2017 baru tanam 2.400 hektar dan tahun ini target  tanam 15 ribu hektar naik 700 persen,” ujar Suwandi.

Menurut Suwandi strateginya, pertama, regulasi Permentan 38 tahun 2017 mewajibkan importir menanam dan menghasilkan 5 persen dari volume permohonan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH). Kedua, program perluasan areal tanam APBN memberdayakan petani, ketiga pendampingan petani swadaya dan keempat mendorong investasi pelaku usaha.

“Program ini dikerjakan secara komprehenship mulai aspek riset dan sistem perbenihan, teknologi budidaya, penanganan pasca panen, tataniaga dan pengendalian rekomendasi impor,” terangnya.

Menurut, Kepala Dinas Pertanian Temanggung, Masrik Amin, Bawang putih  varietas Lumbu Kuning, Lumbu Hijau, Tawangmangu Baru dan Lumbu Putih banyak ditanami petani. Hasil panen 10 ton per hektar kering panen atau 5 sampai 6 ton per hektar kering benih.

Bawang putih di Temanggung tumbuh subur di lereng Gunung Sumbing, Gunung Sindoro dan Gunung Prau. Total luas tanam  2.000 hektar tersebar di beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Parakan, Kledung, Bulu, Tlogomulyo, Tretep dan Selopampang.

“Musim tanam bawang putih biasanya dilakukan menjelang tanam raya tembaka,” jelasnya.

"Bawang putih Temanggung disamping digunakan untuk benih lagi, sebagian  memasok konsumsi di pasar lokal dan kota besar. Harga jual konsumsi di pasar lokal kini tinggi 35 ribu per kilogram,” pungkasnya.

 
 
 
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pakar gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito

Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:39 WIB

Kabar Gembira! Gugus Tugas: Wilayah Zona Hijau Telah Mencapai 99 Daerah

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan kabar gembira terkait jumlah wilayah yang berstatus zona hijau telah mencapai 99 daerah.

Gerbang tol Pandaan

Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:29 WIB

Wih...Tol Pandaan-Malang Raih Sertifikat Green Toll Road Indonesia

Pembangunan Tol Pandaan-Malang dilakukan dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan berkelanjutan sejak tahap perancangan, pembangunan, pengoperasian, hingga tahap pemeliharaan.

Bank DKI tetap mampu terus mengeksplorasi potensi yang dimiliki serta terus berinovasi secara digital sehingga dapat menghadirkan paradigma baru bagi warga DKI Jakarta

Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:24 WIB

Keren! Kinerja Layanan Bank DKI Terbaik di Kategori BPD

Jakarta-Konsistensi Bank DKI dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabahnya mendapatkan apresiasi sebagai pelayanan terbaik di kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD)

Diskusi Big Data secara daring (Doc: Wahdah Institut)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:12 WIB

Peranan Big Data Seperti Apa Ini Ulasannya

Perkembangan teknologi seakan tidak bisa dihindari lagi. Berkat dorongan inovasi dan pengalaman yang panjang, teknologi diharapkan dapat menjadi jawaban untuk membuat hidup manusia menjadi lebih…

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati

Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:11 WIB

Wacana Merger Bank Syariah, INDEF: Konsolidasi Harus Tepat dan Hati-hati

Peneliti senior INDEF, Enny Sri Hartati, menganggap bahwa konsolidasi perbankan BUMN harusnya sudah dilakukan sejak dahulu di Indonesia. Namun hingga saat ini tidak pernah direalisasikan oleh…