INDUSTRY.co.id - Komisi III DPR kecewa dengan kinerja Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sebab, Kapolri dinilai politis terkait isu makar jelang aksi demo 2 Desember mendatang.

Advertisement

Wakil Ketua Komisi III DPR sebagai mitra kerja Polri Benny K Harman mengatakan, informasi soal adanya makar tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Menrutnya, Tito bekerja tidak berlandaskan aturan hukum yang berlaku.

"Kami sangat kecewa dengan kinerja Kapolri yang melontarkan isu sangat politis," kata politikus Partai Demokrat itu.

Advertisement

Semestinya, kata Benny, sebelum menyampaikan informasi adanya makar, Kapolri sebaiknya mengkaji secara matang untuk kemudian ditindaklanjuti. Sebab, isu adanya makar tersebut telah menimbulkan keresahan publik.

"Karena pernyataan yang tidak berdasar tanpa dicek dan ricek akurasinya cenderung masyarakat ekonomi kita panik," terangnya.

Advertisement

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan ada potensi makar dalam aksi 212 mendatang. Sementara, Menhan Ryamziard Ryacudu memastikan, belum mendapat informasi mengenai potensi makar dalam demo 212.

Advertisement