Pupuk Indonesia Raih Apresiasi Wajib Pajak dari Ditjen Pajak

Oleh : Hariyanto | Selasa, 13 Maret 2018 - 15:27 WIB

Pupuk Indonesia Raih Apresiasi Wajib Pajak dari Ditjen Pajak
Pupuk Indonesia Raih Apresiasi Wajib Pajak dari Ditjen Pajak

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai salah satu dari 31 Wajib Pajak Besar, meraih Apreasi Penghargaan Wajib Pajak (WP) dari Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, di Aula Gedung Radjiman Widyodiningrat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Wajib Pajak Besar, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018). 

“Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Dirjen Pajak atas kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan. Bagi kami ketaatan dalam membayar Pajak adalah hal penting guna mendukung berbagai program pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah,” kata Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia (Persero) Indarto Pamoengkas.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) atas kontribusi wajib pajak dalam pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar di 2017. Penghargaan tersebut ditujukan kepada 31 wajib pajak besar, yakni 8 wajib pajak besar orang pribadi dan 23 wajib pajak besar badan.

Sebagai informasi, selama tahun 2017 setoran BUMN Pupuk ini mencapai sekitar 4,8 triliun. “Pupuk Indonesia selaku Holding Company berikut anak perusahaan senantiasa berkomitmen dalam mematuhi kewajiban membayar pajak, sekaligus untuk mendorong peningkatan pembangunan nasional,” tutur Indarto.

Selain itu, Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa di tahun 2018 ini, target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar adalah sebesar Rp 432,37 triliun yang berarti tumbuh 19,54% dibanding realisasi tahun 2017.

“Pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar tahun 2018 akan mendukung 30,33% target nasional, yaitu sebesar Rp 1,424 triliun,” ungkap Sri Mulyani.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

OVO

Kamis, 20 Februari 2020 - 02:59 WIB

Sah, Mirza Adityaswara Presiden Komisaris OVO

PT Visionet Internasional (OVO), perusahaan pembayaran dan layanan keuangan digital terdepan di Indonesia, dalam media gathering yang digelar di Jakarta pada hari ini Rabu (19/2/2020) mengumumkan…

GSP

Kamis, 20 Februari 2020 - 01:01 WIB

Datangi Amerika, Indonesia Pertahankan Fasilitas Sistem Tarif Preferensial Umum (GSP) Produk Ekspor

Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto menyatakan bahwa Indonesia terus berkomitmen untuk mempertahankan fasilitas sistem tarif preferensial umum (Generalized System of Preference/GSP) bagi…

Menteri Teten usai menerima CEO PT Global Dairi Alami (PT GDA) Ihsan Mulia Putri, di Jakarta, Rabu (19/2).

Kamis, 20 Februari 2020 - 00:31 WIB

Menkop Akan Patahkan Dominasi Susu Impor

Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan, pihaknya akan mematahkan dominasi produk impor susu dalam memenuhi kebutuhan susu nasional.

Larangan untuk mendonorkan dan memperjualbelikan sperma

Kamis, 20 Februari 2020 - 00:19 WIB

Idih! Ada Larangan Jual Beli Sperma dalam RUU Ketahanan Keluarga

RUU Ketahanan Keluarga mengatur kewajiban dan hak suami-istri dalam kehidupan perkawinan. Bahkan RUU itu mengatur secara khusus tentang perasaan.

Bank Danamon Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 19 Februari 2020 - 23:46 WIB

Sejak 1956, PT Bank Danamon Indonesia Tbk Terus Catatkan Pertumbuhan

PT Bank Danamon Indonesia Tbk yang berdiri sejak 1956 terus menunjukkan tata kelola bank yang baik. Hal ini tercermin dari hasil laporan keuangan yang dirilis pada hari ini Rabu (19/2/2020)…