INDUSTRY.co.id -Jakarta, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah tengah fokus melakukan reformasi sistem pendidikan di Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Upaya ini diharapkan turut mendongkrak produktivitas dan daya saing industri nasional agar mampu kompetitif menghadapi persaingan global," kata Airlangga ketika menjadi pembicara utama pada Dialog Nasional dengan tema Sinergi untuk Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia, di Jakarta, Rabu (7/3/2018).
Ia menambahkan, salah satu langkah yang sedang dilakukan pemerintahan Bapak Jokowi adalah membuka kesempatan bagi perguruan tinggi internasional bisa beroperasi di Indonesia terutama di kawasan ekonomi khusus.
Selain itu, menurut Airlangga, akan dilakukan kemudahan dalam perizinan bagi para tenaga pendidik dari luar negeri yang ingin mengajar di Indonesia.
"Jadi, profesornya kita bawa ke Indonesia, supaya mahasiswa kita bisa mengakses gelar profesor dengan mudah dan semakin banyak. Saat ini, mahasiswa kita banyak yang kuliah di luar negeri, tetapi ke depannya mahasiswa dari luar negeri akan banyak datang untuk belajar di Indonesia," paparnya.
Menperin menjelaskan, pengembangan SDM merupakan strategi persiapan guna menangkap peluang bonus demografi yang akan dialami Indonesia pada tahun 2020-2030. Tumbuhnya jumlah angkatan kerja yang produktif ini dapat memacu kinerja ekonomi nasional.
"Sejarah membuktikan, peluang itu muncul pada saat negara mengalami bonus demografi. Contohnya Jepang, pertumbuhan ekonominya mencapai 5 persen ketika bonus demografi, tetapi setelah masa itu lewat, pertumbuhannya rendah menjadi 0,9 persen," ungkapnya.
Negara lainnya, yakni China juga sempat meraih pertumbuhan ekonomi tinggi mencapai 9,2 persen pada saat bonus demografi, tetapi menurun menjadi 6,7 persen setelah momentum itu selesai. Hal serupa juga dialami oleh Singapura dan Thailand.
Untuk itu, peluang emas Indonesia dalam membangkitkan perekonomiannya tidak boleh terlewatkan karena masih ada periode hingga tahun 2030. "Saat ini, Indonesia telah masuk one trillion dollar club," ujar Menperin.