INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan penumpang pesawat yang terdampak pembatalan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dapat memperoleh refund tiket 100 persen.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi meminta seluruh maskapai memenuhi hak penumpang, termasuk memberikan pilihan refund maupun reschedule bagi penerbangan yang terdampak penutupan sejumlah bandara akibat sebaran abu vulkanik.
“Kami sudah menyampaikan bahwa semua airlines harus memfasilitasi hak-hak penumpang untuk melakukan reschedule maupun refund tiketnya,” ujar Dudy di Jakarta.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa menegaskan, refund penuh berlaku bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan karena kondisi operasional bandara terdampak abu vulkanik.
“Terkait pembatalan atau refund penerbangan itu berlaku 100 persen,” kata Lukman.
Selain pengembalian dana dan penjadwalan ulang, pemerintah menyiapkan sejumlah bandara alternatif, yakni Kertajati di Majalengka, Ahmad Yani di Semarang, Juanda di Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), serta Adi Soemarmo di Solo.
Maskapai dapat mengalihkan penerbangan ke bandara-bandara tersebut sesuai kebutuhan operasional dan perkembangan kondisi abu vulkanik.
Pemerintah bersama InJourney Airports juga menyediakan transportasi darat gratis berupa kereta api dan bus bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menuju bandara alternatif.
Hingga Minggu malam, delapan bandara masih ditutup akibat dampak abu vulkanik erupsi GAK, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Husein Sastranegara, Budiarto Curug, Pondok Cabe, Taufik Kiemas, dan Atung Bungsu.
Penumpang terdampak dapat memilih melanjutkan perjalanan melalui bandara alternatif yang ditetapkan maskapai atau membatalkan perjalanan dengan memanfaatkan kebijakan pelayanan yang tersedia.