INDUSTRY.co.id -Jakarta, Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) semakin gencar mendorong pengembangan kawasan industri ke seluruh wilayah di Indonesia.
Kemenperin berencana mengembangkan 3 (tiga) kawasan industri di tahun 2018 ini, yaitu kawasan industri Sei Mangkei Sumatera Utara, kawasan industri Morowali Sulawesi Tengah dan kawasasn industri Bantaeng Sulawesi Selatan.
"Pengembangan yang dilakukan adalah penyediaan lahan kawasan untuk perluasan, peningkatan kesiapan operasional kawasan industri, termasuk infrastruktur dan ketersediaan SDM hingga peningkatan investasi dengan dana yang akan digulirkan sebesar Rp 140,75 miliar," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Minggu (11/2/2018).
Ia menambahkan, pengembangan yang dilakukan ini untuk memperbaiki iklim investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan baru.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri (PPI) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, berdasarkan program nawacita Presiden Jokowi, pemerintah menargetkan dapat membangun 10 kawasan industri hingga tahun 2019. Sampai dengan saat ini sudah 10 kawasan industri yang beroperasi.
"Terget kami sudah tercapai, saat ini kita sedang fokus untuk mendorong investasi di dalam kawasan tersebut. Kalau hanya kawasan saja tidak ada isinya buat apa?. Investasi yang kita dorong," kata Putu.
Lebih lanjut, Putu mengungkapkan, dengan tambahan 3 (tiga) kawasan industri yang beroperasi tahun ini, dan tambahan lima kawasan industri pada 2019, maka total kawasan industri yang dibangun adalah 19. "Jumlah itu sudah melebih target program Pak Presiden," imbuhnya.
Seperti diketahui, Kemenperin menargetkan Kawasan industri diperkirakan menarik investasi sekitar Rp 300 triliun pada 2018.
Jika selama ini insentif hanya diberikan kepada industri, pemerintah kini berencana memberi insentif juga kepada pengembang kawasan industri. Insentif yang sedang digodok adalah kemudahan pengadaan tanah dan jaminan pasokan air baku.
Investasi tersebut yang terbanyak akan ditanam di 13 kawasan industri (KI) yang menjadi program pemerintah, yakni senilai Rp 250,7 triliun. Ke-13 KI itu adalah Morowali (Sulawesi Tengah), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei (Sumatera Utara), Bantaeng (Sulawesi Selatan), JIIPE Gresik (Jawa Timur), Kendal (Jawa Tengah), Wilmar Serang (Banten), Dumai (Riau), Konawe (Sulawesi Tenggara), KEK Palu (Sulawesi Tengah), KEK Bitung (Sulawesi Utara), Ketapang (Kalimantan Barat), KEK Lhokseumawe (Aceh), dan Tanjung Buton (Riau). Sedangkan sisanya akan diinvestasikan di kawasan industri yang lain.