INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menjelang konsolidasi kawasan industri di bawah Danantara Indonesia, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan perkembangan kawasan, pembahasan pengembangan fasilitas penunjang, serta penguatan branding NewCo Kawasan Industri Indonesia yang diproyeksikan menjadi pengelola kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Dalam arahannya, Dony menegaskan bahwa pengembangan KITB tidak semata-mata mengejar keuntungan finansial. Menurutnya, sebagai perusahaan negara, keberhasilan kawasan industri harus diukur dari besarnya manfaat ekonomi yang dihasilkan bagi masyarakat.

"Ingat, ini perusahaan negara. Impact-nya tidak hanya untuk KITB Batang. Nggak penting untung kita satu triliunnya itu. Ya itu penting, tapi itu bukan segala-galanya. Seberapa besar employment, berapa banyak lapangan pekerjaan yang kita buka, seberapa banyak impact ekonomi yang terjadi di sekitar sini, itu parameter yang lebih penting daripada sekadar finansial," ujar Dony.

Ia menilai keberadaan kawasan industri harus mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas investasi, serta tumbuhnya ekosistem industri yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Selain menekankan pentingnya dampak ekonomi, Dony juga mengingatkan seluruh jajaran manajemen agar memiliki visi yang sama dalam mengembangkan kawasan. 

Ia menegaskan pembangunan kawasan industri membutuhkan konsistensi serta disiplin dalam menjalankan master plan yang telah disusun.

"Yang paling penting itu kita punya visi. Nanti tidak bisa sendiri, bukan hanya dari Pak Dirut saja, tetapi semua harus berkontribusi. Apalagi yang muda-muda, ini bisa menjadi kesempatan melihat bagaimana sebuah kota dikembangkan. Itu butuh konsistensi, butuh keyakinan dengan master plan. Tidak boleh sama sekali keluar dari itu, karena begitu kita keluar dari itu, tidak akan pernah terjadi," kata Dony.

Melalui konsolidasi kawasan industri di bawah Danantara Indonesia, KITB diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan industri nasional yang terintegrasi, berdaya saing global, sekaligus mampu menciptakan nilai tambah ekonomi yang luas bagi Indonesia.