INDUSTRY.co.id - Jakarta - Baru-baru ini, Penelitian SEANUTS atau South-East Asian Nutrition Survey menyatakan hasil penelitiannya terkait gizi anak di Indonesia. SEANUTS menyatakan bahwa kebanyakan anak Indonesia kekurangan konsumsi vitamin D. Hal ini dikarenakan kurangnya aktivitas di luar ruangan.

Advertisement

Hasil survey dari SEANUTS menunjukkan sebesar 43 persen anak di perkotaan dan 44,2 persen di pedesaan kekurangan vitamin D. Lalu, sebesar 25,1 persen anak di perkotaan dan 39,2 persen anak di pedesaan mengalami keterlambatan pertumbuhan. sementara itu, sebesar 5,6 persen anak di perkotaan dan 3,2 persen anak di pedesaan mengalami kegemukan atau obesitas.

Pada jaman teknologi yang sangat pesat ini, kebanyakan anak lebih sering menghabiskan waktu di dalam ruangan., apalagi dengan permainan atau games pada gadget yang membuat anak-anak merasa tidak perlu main ke luar ruangan.

Advertisement

Dalam acara pemaparan hasil survey program “Gerakan Nusantara” Frisian Flag Indonesia pada Kamis (1/1) di Jakarta, peran orang tua dan guru di sekolah mempunyai peran yang sangat penting dalam membentuk dan mendorong keaktifan melakukan aktivitas gerak di luar ruangan pada anak.

Wakil Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Sandra Fikawati menyatakan, kalau pola hidup dirumah yang diberikan orang tua dan guru ternyata selama ini kurang tepat harus diberikan informasi terkait dengan perilaku gizi seimbang yang didalamnya berupa aktivitas fisik, yang juga disampaikan ke orang tua dan guru.

Advertisement

“Berdasarkan pengalaman kami memberikan informasi pentingnya gizi kepada mereka, ternyata mereka selama ini juga tidak tahu akan hal itu, karena kurangnya terpapar informasi,” jelas Sandra Fikawati.

Orang tua dan guru di sekolah bahkan merasa tidak tahu bahwa selama ini mereka sudah tepat memberikan gizi kepada anak-anak.

Advertisement

“Artinya, kalau orang tua diberikan informasi, mereka tentunya ingin memberikan yang terbaik kepada anaknya. Dengan demikian, informasi akan gizi anak sangat penting, dan kita harapkan orang tua sendiri bisa mempraktikannya dirumah” tutupnya.