Pelaku UMKM Harus Bisa Manfaatkan Peluang di Tahun Politik

Oleh : Herry Barus | Jumat, 12 Januari 2018 - 15:00 WIB

Praktisi ekonomi William Henley dari Indosterling Capital (Foto ist)
Praktisi ekonomi William Henley dari Indosterling Capital (Foto ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta -- Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 171 daerah harus menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Selain itu, pada tahun politik ini menjadi kesempatan kepada pelaku UMKM agar lebih selektif memberikan pilihannya kepada calon pemimpin yang hanya berpihak kepada sektor UMKM saja.

Menurut William Henley, pemerhati UMKM dari Indosterling Capital, kampanye pilkada pada 2018 ini akan menggerakkan ekonomi. "Di sana peran UMKM akan sangat terasa. Sebab, barang-barang seperti kaus dan sebagainya hanya cocok untuk pelaku UMKM. Inilah kesempatan yang harusnya dimanfaatkan," katanya di Jakarta, Jumat (12/1).

William mencontohkan dampak dari penyelenggaraan pesta demokrasi pada 2014. Pada triwulan I dan II 2014, kata dia, pertumbuhan konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) seperti pembelian kaus mampu mencapai lebih dari 20 persen.

Hal lainnya, William mengatakan, penyelenggaraan pemilu ini sangat identik dengan peningkatan peredaran uang. Merujuk data BI pada Pemilu 2004, peredaran uang mencapai Rp 115,3 triliun. Lima tahun kemudian, jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi Rp 251,4 triliun. Sedangkan tiga tahun lalu atau 2014, peredaran uang mencapai Rp 566,4 triliun.

"Data-data yang ada dari berbagai kementerian maupun lembaga keuangan itu tentu sangat menjanjikan bagi para pelaku UMKM di Tanah Air. Tapi mereka harus tetap berhati-hatian menyikapi kontestasi pemilu. Berbagai tantangan yang mengadang harus siap dihadapi. Tidak terkecuali bagaimana meningkatkan kualitas usaha," katanya mengingatkan.

William mengingatkan supaya para pelaku UMKM jangan sampai pesanan yang begitu banyak pada tahun politik itu justru disikapi dengan gegap gempita tanpa perhitungan. "Pesanan harus sejalan dengan pembayaran," ujarnya.

Lalu berkaitan dengan pilkada, William meminta supaya lebih mempertimbangkan untuk memilih sosok-sosok yang memang pro terhadap perkembangan UMKM.

Bagaimana cara menentukan seorang bakal calon kepala daerah itu benar-benar berpihak kepada sektor ini? Indikasinya bisa disimak pada janji-janji yang tertuang dalam dokumen yang diserahkan dan dipajang di KPUD setempat. Cek pula ke tim sukses/tim pemenangan mereka jika memungkinkan," ujarnya.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 Agustus 2019 - 18:00 WIB

Konser Jakarta Melayu Festival Berlangsung Meriah

Jakarta Melayu Festival (JMF) ke-9 yang digelar di Ancol Sabtu malam (17/8/2019) dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selain Gubernur, juga hadir dua tamu istimewa dari Kerajaan Malaysia.

Industri Petrokimia (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 Agustus 2019 - 17:25 WIB

Kadin Minta Pemerintah Serius Kembangkan Industri Kimia Berbasis Metanol

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah untuk terus mengembangkan industri kimia berbasisi metanol. Pasalnya, kebutuhan metanol untuk industri di Tanah Air terus meningkat…

Presiden Jokowi-JK Jadi Saksi Pernikahan Anak Ketua DPR

Senin, 19 Agustus 2019 - 17:00 WIB

Presiden Jokowi-JK Jadi Saksi Pernikahan Anak Ketua DPR

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersyukur akad nikah puteranya, Yudhistira Raditya Pujono Soesatyo dengan Nadira Isnindiati Kuringa Kusumabrata, yang berlangsung di Lobby Kudus, Hotel…

Data Center Telkom Sigma-(foto Dok TelkomSigma)

Senin, 19 Agustus 2019 - 16:02 WIB

Perlindungan Data Pribadi Mutlak Diperlukan

Jakarta-Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus terkait dengan kedaulatan data. Apalagi di zaman era digital saat ini. Hal tersebut disampaikannya dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR RI…

Forest Hill (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 Agustus 2019 - 16:00 WIB

Forest Hill, Kawasan Properti Berbasis Aset Teknologi

Forest Development, perusahaan properti Indonesia berbasis aset teknologi, mengenalkan kawasan properti bernilai investasi tinggi di Parung Panjang