INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Andalan Finance Indonesia (“Andalan Finance”) melakukan penandatanganan Perjanjian Pinjaman yaitu Fasilitas Long-Term Senior Loan senilai USD 20 juta dari Deutsche Investitions und Entwicklungsgesellschaft mbH (“DEG”). DEG, anak perusahaan KfW Jerman, merupakan salah satu lembaga keuangan terbesar di Eropa.

Advertisement

Kegiatan ini dihadiri oleh Sebastianus H. Budi selaku President Commissioner Andalan Finance, sekaligus sebagai  President Director PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (“Bintraco Dharma”) yang merupakan pemegang saham mayoritas Andalan Finance, President Director Andalan Finance Frans F. Rundengan, Finance Director Andalan Finance Lianawaty dan Chief Of Financial Institution Relationship Andalan Finance Franklin Paul Nelwan. Sedangkan dari pihak DEG dihadiri oleh Director Representative Office Jakarta Matthias Goulnik dan Investment Manager Representative Office Jakarta Hanafiah Alam.

Kerja sama ini merupakan kali pertama yang diterima oleh Andalan Finance dari DEG. “Kami mengucapkan terima kasih kepada DEG yang telah memberikan kepercayaan kepada Andalan Finance. Ini merupakan bukti kepercayaan sektor perbankan dari kalangan investor asing terhadap konsistensi kinerja kami. Semoga ini menjadi awal dari kerja sama lainnya dan rencananya pendanaan yang kami peroleh dari DEG ini akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan perseroan pada tahun 2018 nanti,” ucap Frans F. Rundengan.

Advertisement

Kami terkesan dengan semangat kerja Andalan Finance dan sikap yang berorientasi pada konsumen. Oleh karena itu, kami yakin bahwa kerja sama pembiayaan ini akan menjadi awal dari kemitraan yang sukses dan berjangka panjang. Dana kami akan ditujukan untuk pembiayaan kendaraan bagi nasabah Usaha Kecil dan Menengah guna meningkatkan mobilitas mereka,” jelas Matthias Goulnik.

Hingga November 2017, perseroan telah berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp. 4,16 triliun atau meningkat sebesar 31% dari periode yang sama pada tahun lalu. Penyaluran pembiayaan tersebut telah mencapai 94% dari target pembiayaan hingga akhir tahun 2017 dengan komposisi pembiayaan didominasi oleh kendaraan bekas. Dengan kinerja yang seperti ini, kami berharap dapat tersenyum di akhir tahun nanti karena telah berhasil mencapai target pertumbuhan pembiayaan.

Advertisement

Frans F. Rundengan pun mengaku optimis dalam menyongsong tahun depan dengan memasang target penyaluran pembiayaan pada tahun 2018 maksimum mencapai Rp. 5 triliun dengan target pendanaan sebesar Rp. 7 triliun. Selain itu, Andalan Finance juga berencana untuk menerbitkan Medium Term Notes (“MTN”) sebesar Rp. 2 triliun pada tahun 2018, meskipun diprediksi perusahaan pembiayaan dan jasa keuangan akan mengalami beberapa tantangan seperti dinamika politik 2018 atau Pilkada serentak dan jelang Pilpres 2019. Dalam segi pendanaan, perseroan telah bekerja sama dengan berbagai mitra perbankan nasional untuk mendukung modal kerja perusahaan. Selain yang berasal dari modal sendiri, portfolio sumber pendanaan perseroan sejauh ini lebih banyak berasal dari pinjaman bank, baik dalam bentuk kerjasama bilateral maupun kredit sindikasi.

“Dengan 5 pilar yang menjadi sumber kekuatan bagi Andalan Finance, yaitu kekuatan dari Tuhan YME, jajaran pemegang saham, team, rekan bisnis (partner) dan para konsumen kami, serta 5 etos kerja dari seluruh SDM yang ada, yaitu bekerja dengan hati yang tulus, ikhlas dan berorientasi pada kerja pintar serta senantiasa berpikir positif untuk meraih hasil kinerja optimal, target penyaluran pembiayaan tersebut sangat mungkin dicapai oleh Andalan Finance,” tambah Frans F. Rundengan.

Advertisement

Seperti telah diketahui, pada beberapa bulan terakhir Andalan Finance berhasil meraih penghargaan dari INFOBANK dengan predikat "SANGAT BAIK" secara berturut-turut sejak tahun 2009 – 2017 dan menerima penghargaan yang diselenggarakan oleh Majalah Economic Review dan Perbanas Institute dengan kategori perusahaan pembiayaan terbaik serta kategori Best of The Best CEO Multifinance Indonesia of The Year 2017. Pada bulan Oktober lalu pun Andalan Finance berhasil meraih penghargaan dari Warta Ekonomi pada acara Indonesia Multifinance Consumer Choice Award 2017 sebagai salah satu perusahaan dengan kinerja terbaik.

“Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh konsumen kami yang telah mempercayakan pembiayaan kendaraannya kepada kami. Penghargaan ini merupakan hal yang membanggakan bagi Andalan Finance dan semakin memicu kami untuk terus dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen agar senantiasa dikenal dan diminati oleh masyarakat Indonesia,” tambah Frans F. Rundengan.

Fasilitas pendanaan dari DEG ini membuka peluang diversifikasi sumber pendanaan bagi grup Bintraco Dharma dengan kode saham “CARS”, sebagai induk usaha dari Andalan Finance. Oleh karenanya, selain menjaga kesinambungan pertumbuhan grup, kerja sama dengan DEG ini memberikan kesempatan bagi Bintraco Dharma untuk memperkuat laba bersihnya.

Sebagaimana telah dipublikasikan, laba bersih Bintraco Dharma sampai dengan September 2017 mencapai Rp. 161 milyar atau tumbuh 6% dari tahun sebelumnya. Total aset Bintraco Dharma pada akhir September 2017 telah tumbuh 31% dari posisi akhir tahun 2016 berkat pertumbuhan pembiayaan Andalan Finance.