INDUSTRY.co.id, Jakarta - Reformasi telah berhasil membawa negeri ini menjadi lebih terbuka dan demokratis. Namun nyatanya hingga saat ini sejumlah problem terus mendera bangsa ini. Bahkan rasa percaya diantara warga bangsa menunjukkan tanda tanda terus tergerus.
Berkaitan dengan itu, ICMI sebagai organisasi cendekiawan merasa ikut bertanggung jawab dan berkomitmen mengambil peran terdepan. Sebab tanpa adanya kepemimpinan intelektual, sebuah bangsa lambat laun akan menjadi lumpuh dan mandek.
Tahun 2016 dinilai masih meninggalkan sejumlah permasalahan, salah satunya di bidang ekonomi. Pemerintah dianggap belum mampu mengatasi masalah kesenjangan dan ketimpangan ekonomi di masyarakat.
"Indonesia saat ini masih terperangkap oleh fenomena lower middle income trap. Bahkan secara nyata menunjukkan adanya gejala gagalnya pemerataan ekonomi" kata Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie di Kantor ICMI, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2017).
Mengingat kebijakan liberalisasi ekonomi nyatanya menyisakan sejumlah persoalan dan secara pragmatis belum memberika optimisme sebagai jalan keselamatan bagi masa depan negeri sesuai cita cita kemerdekaan, maka pemerintah diharapkan segera mengembangkan dan mengimplementasikan kebijakan ekonomi yang berkeadilan
Karena kesenjangan dan ketimpangan ekonomi kawasan merupakan disparitas penghambat kemajuan ekonomi indonesia, bahkan secara nyata menunjukan adanya gejala gagalnya pemerataan ekonomi, maka pengembanga ekonomi pedesaan perlu menjadi perhatian sungguh sungguh oleh pemerintah.
Selain itu, pemerintah juga harus lebih bijaksana menyangkut soal tenaga kerja asing, dan redistribusi sumbet daya alam, dimana terdapatdua belas UU tentang sumber daya alam yang perlu dicermati dan disempurnakan.
Untuk segera tercapainya cita cita kemerdekaan, yakni terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur, maka seyogyanya diterapkan asas konsistensi dalam perencanaan pembangunan dan berkesinambungan dari pemerintah ke pemerintah berikutnya.
Icmi meminta kepada pemerintah untuk lebih aktif mendukung dan mengembangkan produk dan pemanfaatan teknologi nasional.(iaf)