INDUSTRY.co.id - KENDAL – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal kembali memperkuat pertumbuhan investasinya melalui penandatanganan tiga nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan dari sektor synthetic leather, garment, dan hospitality. 

Penandatanganan berlangsung pada 8 September 2026 dalam Forum Pemasaran Investasi Jawa Tengah 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi (BKPM) serta disaksikan oleh DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah.

Tiga MoU tersebut melibatkan Anhui Anli Materials Technology Co., Ltd. untuk pengembangan industri synthetic leather, Zhejiang Tongli Clothing Co., Ltd. untuk pengembangan industri garment, serta PT Padimas Surya Makmur untuk pengembangan hotel bintang empat di KEK Kendal. Ketiganya memperkuat arah perkembangan kawasan, mulai dari pendalaman rantai pasok industri hingga perluasan aktivitas bisnis dan hospitality.

1. Anhui Anli Materials Technology Co., Ltd. - Synthetic Leather

Anhui Anli Materials Technology Co., Ltd. merupakan perusahaan asal Hefei, China yang berdiri sejak 1994 dan fokus pada pengembangan serta produksi ecological functional polyurethane synthetic leather dan polyurethane composite materials. 

Anli merupakan salah satu perusahaan terkemuka di bidang tersebut di China dan telah diakui sebagai National Manufacturing Single Champion Enterprise. Perusahaan ini memiliki 40 lini produksi dengan kapasitas tahunan mencapai 88.5 juta meter polyurethane composite materials dan 70,000 ton polyurethane resin. 

Produknya digunakan antara lain untuk footwear, furniture, handbags, sports goods, automotive interior, hingga packaging, serta telah diekspor ke lebih dari 80 negara dan wilayah. Kehadiran Anli di KEK Kendal akan memperkuat integrasi rantai supply chain dengan berbagai industri yang telah berkembang di kawasan, khususnya fashion, footwear, furniture, dan sektor manufaktur lainnya yang berkaitan.

2. Zhejiang Tongli Clothing Co., Ltd. - Garment

Zhejiang Tongli Clothing Co., Ltd. merupakan bagian dari Tongli Clothing Alliance, jaringan manufaktur OEM/ODM apparel asal China yang melayani berbagai brand global seperti UNIQLO, Levi’s, Zara, dan H&M. 

Tongli juga memiliki kapabilitas produksi berbagai kategori apparel, termasuk fashion wear, yoga wear, dan activewear, didukung model Quick Response yang memungkinkan produksi lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan pasar. 

Kehadiran Tongli tentunya akan semakin memperkuat ekosistem terintegrasi industri fashion dan garment yang berkembang di dalam KEK Kendal.

3. PT Padimas Surya Makmur - Hospitality

PT Padimas Surya Makmur, yang merupakan pelaku usaha (tenant) eksisting di KEK Kendal, melakukan ekspansi bisnis melalui pengembangan hotel bintang empat di dalam kawasan. 

Pengembangan ini menjadi bagian dari tumbuhnya kebutuhan terhadap hospitality dan fasilitas pendukung seiring meningkatnya jumlah perusahaan, tenaga kerja, dan aktivitas bisnis di KEK Kendal. Hotel tersebut juga akan dikembangkan dengan menggandeng operator hospitality berpengalaman, sehingga dapat mendukung kebutuhan akomodasi sekaligus aktivitas bisnis yang semakin berkembang di kawasan.

Ekosistem KEK Kendal Semakin Terintegrasi

Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum mengatakan bahwa ketiga komitmen tersebut menunjukkan perkembangan KEK Kendal yang semakin terintegrasi. 

“Kami melihat tiga komitmen ini bukan hanya sebagai bertambahnya aktivitas usaha di kawasan, tetapi sebagai bagian dari bagaimana ekosistem KEK Kendal terus berkembang. Anli memperkuat rantai pasok material, Tongli memperdalam ekosistem fashion dan garment, sementara ekspansi Padimas ke hospitality menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap fasilitas pendukung bisnis juga semakin tumbuh.”

Menurut Juliani, pertumbuhan industri yang telah mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di kawasan secara alami akan menciptakan kebutuhan baru terhadap berbagai layanan pendukung. 

“Ketika industri tumbuh, kebutuhan kawasan juga ikut berkembang. Bukan hanya kebutuhan terhadap tenaga kerja dan supply chain, tetapi juga hospitality, commercial area, business services, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Kami ingin perkembangan ini berjalan bersama sehingga KEK Kendal tidak hanya menjadi tempat industri beroperasi, tetapi berkembang menjadi ekosistem ekonomi yang semakin hidup,” lanjutnya.

Perkembangan tersebut sejalan dengan semangat Forum Pemasaran Investasi Jawa Tengah 2026, yang mendorong pertumbuhan investasi melalui penguatan industri hijau, advanced manufacturing, dan infrastruktur pendukung. Bagi KEK Kendal, penguatan industri dan perluasan ekosistem menjadi bagian dari perjalanan kawasan untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang semakin terintegrasi dan berkelanjutan.