Highlights:
  • Yield obligasi FR jangka pendek berkisar 5,94% – 6,62% per September 2026, dengan FR0095 sebagai pilihan Top Short Term
  • Obligasi FR yield-nya 2-3 kali lebih tinggi dari deposito bank konvensional (2,5-3%)
  • Yield obligasi Indonesia 10-tahun berada di 7,23% — naik 0,83pp YoY akibat kenaikan BI Rate
  • Investor ritel Indonesia di SBN sudah tembus 1,39 juta orang (naik16% dari2024)

Daftar Isi

  1. Apa Itu Obligasi FR?
  2. Data Yield Obligasi FR September 2026
  3. Perbandingan Obligasi FR vs Deposito vs SBN Ritel
  4. Kondisi Pasar Obligasi Indonesia 2026
  5. Strategi Investasi Obligasi di Era Suku Bunga Tinggi
  6. Cara Beli Obligasi FR untuk Investor Ritel
  7. Risiko dan Keuntungan Obligasi FR
  8. FAQ Seputar Obligasi FR

Apa Itu Obligasi FR?

Obligasi FR (Fixed Rate) adalah surat utang negara yang diterbitkan pemerintah Indonesia dengan tingkat kupon tetap (fixed rate) sepanjang jangka waktu obligasi. Obligasi ini termasuk dalam kategori Surat Berharga Negara (SBN) dan diperdagangkan di pasar sekunder.

Ada dua jenis utama:

  • Obligasi FR — surat utang konvensional dengan kupon tetap
  • PBS (Project Based Sukuk) / FR Syariah — obligasi berbasis syariah yang sesuai prinsip Islam

Obligasi FR menjadi pilihan populer karena menawarkan yield lebih tinggi dari deposito dengan risiko yang relatif rendah karena dijamin pemerintah Republik Indonesia.

Data Yield Obligasi FR September 2026

Berikut data yield dan harga beli obligasi FR jangka pendek yang aktif diperdagangkan di pasar sekunder per September 2026:

Kode Jenis Yield Harga Beli Jatuh Tempo
PBS003FR Syariah5,94%100,00% (par)15 Jan 2027
FR0090Obligasi FR5,99%99,50% (diskon)15 Apr 2027
PBS030FR Syariah6,54%98,85% (diskon)15 Jul 2028
FR0095 Obligasi FR6,62%99,55% (diskon)15 Agu 2028

FR0095 mendapat predikat Top Short Term karena menawarkan yield tertinggi (6,62%) di antara obligasi jangka pendek dengan harga beli masih di bawah par (99,55%), artinya ada potensi capital gain saat jatuh tempo.

Obligasi FR Jangka Panjang

Kode Kupon Jatuh Tempo Keterangan
FR00956,375%15 Jul 203715-tahun, populer di Bibit/BCA
FR00906,875%15 Agu 205130-tahun, yield tertinggi
FR00977,125%15 Jun 2043Kupon tertinggi di antara FR aktif

Perbandingan Obligasi FR vs Deposito vs SBN Ritel

Instrumen Yield/Imbal Hasil Minimum Jaminan
FR0095 (Top Short Term)6,62%Rp1 juta (Bibit)Pemerintah RI
FR00905,99%Rp1 juta (Bibit)Pemerintah RI
ORI030 (3-tahun)6,90% fixedRp1 jutaPemerintah RI
ORI030 (6-tahun)7,00% fixedRp1 jutaPemerintah RI
SR025 (Sukuk Ritel)6,80 – 6,90%Rp1 jutaPemerintah RI
Deposito BRI (6-bulan)3,00%Rp10 jutaLPS (maks Rp2M)
Deposito Bank Digital4,5 – 8%Rp1 – 10 jutaLPS (maks Rp2M)

Perhitungan yield bersih obligasi FR setelah pajak:

  • Kupon obligasi FR dipotong PPh 20%
  • Contoh: FR0095 yield 6,62% → setelah pajak ~5,30%
  • Masih lebih tinggi dari deposito bank konvensional (2,5-3%)
  • Plus potensi capital gain jika harga beli di bawah par

Kondisi Pasar Obligasi Indonesia 2026

BI Rate dan Dampaknya

Bank Indonesia menaikkan BI Rate secara kumulatif +100 basis poin sejak Mei 2026 (dari 4,75% menjadi 5,75%). Kenaikan ini berdampak langsung pada pasar obligasi:

  • Yield obligasi 10-tahun naik ke 7,23% (September 2026), naik 0,83pp YoY
  • SRBI weighted average yield 6,99% (turun 37bps dari puncak)
  • Mandiri Sekuritas proyeksikan range yield 10-tahun di 6,8-7,0% ke depan

Kepemilikan Asing

Metrik Data
Kepemilikan asing di SBN12,58% (April 2026) — terendah dalam 19 tahun
Total holding asingRp878,75 triliun (Jan 2026)
Inflow sejak Juni 2026US$1,2 miliar (tertarik yield tinggi)
Proyeksi inflow akhir 2026Rp54 triliun modal asing masuk
Investor ritel SBN1,39 juta orang (naik 16% dari 2024)

Hasil Lelang SBN Terbaru

  • 24 Feb 2026: Lelang SBSN berhasil himpun Rp20 triliun dari8 seri, total incoming bids Rp35,61 triliun
  • 8 Sep 2026: Pemerintah targetkan lelang SBSN Rp10 triliun
  • PBS030 mencatat bid-to-cover ratio 3,35x (tertinggi dari8 seri yang ditawarkan)

Strategi Investasi Obligasi di Era Suku Bunga Tinggi

Jika Ekspektasi BI Rate Sudah Puncak:

  • Kunci yield jangka panjang — beli FR bertenor 10-15 tahun (FR0095, FR0097) untuk mengunci yield 6,5-7,1%
  • Capital gain potensial jika BI Rate turun di masa depan (harga obligasi naik saat suku bunga turun)

Jika Ekspektasi BI Rate Masih Naik:

  • Pilih jangka pendek — FR0090 (jatuh tempo Apr 2027) atau PBS003 (jatuh tempo Jan 2027)
  • Harga beli di bawah par (99,50-100%) meminimalkan risiko capital loss
  • Roll over ke obligasi baru dengan yield lebih tinggi saat jatuh tempo

Kombinasi (Barbell Strategy):

  • 50% di obligasi jangka pendek (PBS003/FR0090) untuk likuiditas
  • 50% di obligasi jangka panjang (FR0095/FR0097) untuk yield tinggi

Cara Beli Obligasi FR untuk Investor Ritel

Via Platform Digital (Minimum Rp1 Juta)

  1. Bibit — minimum Rp1 juta, pilihan FR terlengkap, proses full digital
  2. Bareksa — minimum Rp1 juta, juga jual SBN ritel (ORI, SR, SBR)
  3. myBCA — minimum Rp1 juta, terintegrasi rekening BCA

Via Bank/sekuritas (Minimum Rp100 Juta)

  1. BCA Sekuritas — minimum Rp100 juta untuk FR di pasar sekunder
  2. Mandiri Sekuritas — akses penuh ke pasar SBN
  3. Bank lain — Panin, Danamon, dll.

Risiko dan Keuntungan Obligasi FR

Keuntungan Risiko
Yield lebih tinggi dari deposito (2-3x lipat)Harga berfluktuasi dengan perubahan suku bunga
Dijamin pemerintah RI (zero default risk)Tidak dijamin LPS (berbeda dari deposito)
Kupon tetap sepanjang tenorPajak kupon 20%
Potensi capital gain jika beli di bawah parLikuiditas lebih rendah dari deposito
Bisa diperdagangkan di pasar sekunderCapital loss jika jual sebelum jatuh tempo saat yield naik

FAQ Seputar Obligasi FR

Apa bedanya Obligasi FR dan ORI?

Obligasi FR diperdagangkan di pasar sekunder dan bisa dibeli kapan saja (minimum Rp1 juta via Bibit, Rp100 juta via bank). ORI (Obligasi Ritel Indonesia) adalah SBN ritel yang dijual dalam periode penawaran terbatas (biasanya beberapa minggu), dengan minimum Rp1 juta. ORI punya fitur early redemption setelah holding period, sementara FR dijual bebas di pasar.

Berapa yield obligasi FR September 2026?

Yield obligasi FR jangka pendek berkisar 5,94% (PBS003) hingga 6,62% (FR0095). Yield obligasi 10-tahun Indonesia berada di 7,23%. FR0095 mendapat predikat Top Short Term dengan yield 6,62% dan harga beli 99,55%.

Obligasi FR mana yang paling menguntungkan?

Untuk jangka pendek: FR0095 (yield 6,62%, jatuh tempo Agu 2028). Untuk jangka panjang: FR0097 (kupon 7,125%, jatuh tempo 2043). Untuk syariah: PBS030 (yield 6,54%, jatuh tempo Jul 2028). Pilihan tergantung profil risiko dan horizon investasi.

Bisakah beli obligasi FR dengan modal kecil?

Bisa, mulai dari Rp1 juta melalui platform digital seperti Bibit, Bareksa, atau myBCA. Sebelumnya minimum Rp100 juta via bank/sekuritas, tapi sekarang sudah terbuka untuk investor ritel dengan modal kecil.

Apa risiko utama investasi obligasi FR?

Risiko utama adalah fluktuasi harga akibat perubahan suku bunga. Jika BI Rate naik, harga obligasi turun (dan sebaliknya). Jual sebelum jatuh tempo saat yield naik bisa menyebabkan capital loss. Namun, jika ditahan sampai jatuh tempo, pemerintah menjamin pembayaran kupon dan pokok 100%.

Obligasi FR vs deposito, mana yang lebih baik?

Obligasi FR menawarkan yield 2-3 kali lebih tinggi dari deposito bank konvensional. Namun, deposito dijamin LPS (maks Rp2 miliar) sementara obligasi tidak. Jika butuh likuiditas tinggi dan jaminan, pilih deposito. Jika ingin yield lebih tinggi dan siap dengan risiko harga, pilih obligasi FR.