Semen Baturaja Tumbuh Melebihi Rata-Rata Industri

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 04 November 2017 - 17:11 WIB

Pabrik Semen Baturaja (Bm)
Pabrik Semen Baturaja (Bm)

INDUSTRY.co.id - Palembang - PT Semen Baturaja mencatat mengalami pertumbuhan melebihi rata-rata nasional industri semen pada kuartal ketiga 2017 yakni 2,7 persen dari 1,5 persen.

Direktur PT Semen Baturaja Rahmad Pribadi di Palembang, Sabtu (4/11/2017) mengatakan, pencapaian positif ini tidak lepas dari mulai beroperasinya Pabrik Baturaja II sejak 1 September 2017.

Pabrik baru telah memberikan tambahan kapasitas produksi sebesar 1,85 juta ton sehingga total kapasitas produksi Semen Baturaja yang ada saat ini mencapai 3,85 juta ton semen.

"Berdasarkan capaian itu, Semen Baturaja menjadi perusahaan semen yang membukukan kinerja paling baik di industri semen Tanah Air," kata dia.

SMBR membukukan pendapatan sebesar Rp999,6 miliar sembilan bulan. Pada September membukukan penjualan sebesar 180.015 ton atau tumbuh 11 persen, sedangkan secara kumulatif, penjualan semen SMBR sampai dengan September sebesar 1.165.116 ton atau tumbuh sebesar 4 persen, jika dibandingkan tahun lalu.

Kenaikan volume penjualan menjaga profitabilitas SMBR yang masih relatif stabil.

Menurut Rahmad Pribadi, kehadiran Pabrik Baturaja II menjadi pembeda SMBR dibanding pemain besar lain karena dengan keunggulan teknologi pabrik baru.

SMBR bisa maintain COGS ton sehingga laba kotor masih bertahan sebesar Rp331,6 miliar, relatif sama seperti tahun lalu dan jauh lebih baik dari kinerja laba kotor industri yang mengalami koreksi sebesar 21 persen.

"Harga jual/ton semen masih terjaga, hanya turun 1 persen dibanding industri yang turun 8-10 persen," sambung Rahmad.

SMBR membukukan laba bersih per September sebesar Rp107,5 miliar atau turun 38,5 persen dibanding tahun lalu yang disebabkan adanya penurunan pendapatan lain-lain dan beban bunga.

"Dengan selesainya pembangunan Pabrik Baturaja ll otomatis pendapatan lain-lain yang selama ini kita dapatkan menjadi berkurang dan juga ada beban bunga dari Kredit Investasi yang menyebabkan laba bersih terkoreksi. Itu masih lebih baik dibandingkan kinerja laba bersih industri yang turun sebesar 62 persen," kata dia. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

booking.com

Selasa, 18 Februari 2020 - 16:59 WIB

Booking.com Kucurkan Rp 38.5 Miliar Dana Bantuan Akomodasi Berkelanjutan di 2020

Dengan misi untuk mempermudah semua orang menjelajahi dunia, Booking.com, salah satu perusahaan travel digital paling terkemuka di dunia, hari ini mengumumkan pembukaan aplikasi untuk program…

Rumah Khusus

Selasa, 18 Februari 2020 - 16:58 WIB

Kementerian PUPR Rampungkan 55 Unit Rusus Petugas Perbatasan Negara di Maluku dan Maluku Utara

Program penyediaan rumah khusus tersebut diharapkan meningkatkan produktivitas kerja serta penyediaan perumahan layak huni di daerah perbatasan.

Pengurus SMSI Muaro Jambi Resmi Terbentuk

Selasa, 18 Februari 2020 - 16:49 WIB

Pengurus SMSI Muaro Jambi Resmi Terbentuk

Sebagai salah satu pilar Pembangunan Bangsa, Jurnalis memiliki peran besar untuk mewujudkan Bangsa yang berdaulat dan berkeadilan, maka peran strategis ini diharapkan dapat diwujudkan diberbagai…

Infrastruktur Kawasan Wisata Morotai

Selasa, 18 Februari 2020 - 16:43 WIB

Kementerian PUPR Genjot Pembangunan Infrastruktur Kawasan Wisata Morotai

Pulau Morotai sebagai salah satu pulau terluar dan terdepan di wilayah perbatasan Indonesia menyimpan potensi kekayaan alam bahari dan budaya, dengan sejumlah obyek wisata yang ditawarkan seperti…

Presiden Direktur BCA Syariah Jhon Kosasih bersama direksi lainnya

Selasa, 18 Februari 2020 - 16:38 WIB

BCA Syariah Siap Masuk ke QRIS

PT. Bank BCA Syariah (BCA Syariah) bersiap genjot digitalisasi. Tidak mau ketinggalan dengan perbankan lainnya, model QRIS BCA Syariah siap memasuki pasar pembayaran di masyarakat.