RI- Korea Terus Komitmen Tingkatkan Kerjasama di Tiga Sektor Ini

Oleh : Hariyanto | Kamis, 26 Oktober 2017 - 16:05 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Dubes Korea Untuk Indonesia
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Dubes Korea Untuk Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga mengungkapkan, Indonesia dan Korea Selatan berkomitmen untuk terus menguatkan kerja sama di sektor industri. Adapun peluang sinergi bilateral pada sektor manufaktur yang juga akan dikembangkan, di antaranya adalah industri baja, petrokimia, dan permesinan.

Hal tersebut disampaikan Airlangga seusai menerima kunjungan dari Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Taiyong Cho di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (26/10/2017).

"Upaya ini sehubungan dengan rencana kunjungan kenegaraan Presiden Korea Selatan ke Indonesia pada tanggal 8-10 November 2017,” ujar Arilangga.  

Untuk itu, antara Kementerian Perindustrian RI dengan Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan telah menginisiasi langkah pengembangan kerja sama di ketiga sektor industri potensial tersebut. “Kesepatakan ini akan di tuangkan dalam satu MoU yang diharapkan dapat ditandatangani oleh menteri dari kedua belah pihak saat kunjungan kenegaraan tersebut,” kata Menperin.

Airlangga menjelaskan, pihaknya tengah membidik investor Korea Selatan, yakni Lotte Chemical Titan agar segera merealisasikan penanaman modalnya sebesar USD3-4 miliar yang akan memproduksi naphtha cracker dengan total kapasitas sebanyak 2 juta ton per tahun. "Bahan baku kimia tersebut diperlukan untuk menghasilkan ethylene, propylene dan produk turunan lain," ujarnya.

Apalagi, Kementerian Perindustrian tengah memfokuskan industri petrokimia sebagai salah satu sektor yang diprioritaskan pembangunannya di dalam negeri karena berperan penting sebagai pemasok bahan baku bagi banyak manufaktur hilir seperti industri plastik, tekstil, cat, kosmetika hingga farmasi.

Kemenperin juga telah mengusulkan agar industri petrokimia termasuk sektor yang perlu mendapatkan penurunan harga gas karena sebagai sektor pengguna gas terbesar dalam proses produksinya. "Dengan harga gas yang kompetitif, daya saing industri petrokimia nasional makin meningkat," tegas Airlangga.

Di samping itu, sektor strategis lainnya yang sedang dipacu pengembangannya di Indonesia adalah industri baja. Upaya ini untuk mendorong pembangunan klaster industri baja di Cilegon, Banten yang akan memproduksi 10 juta ton baja pada tahun 2025. "Sektor ini sebagai mother of industry karena produknya merupakan bahan baku utama bagi kegiatan sektor industri lainnya," jelas Airlangga.

PT Krakatau Steel (KS) dan perusahaan baja Korea Selatan, Posco telah berkomitmen untuk mendukung pembangunan klaster 10 juta ton baja tersebut. Saat ini, kapasitas produksi PT KS digabungkan dengan PT Krakatau Posco (perusahaan patungan PT KS dan Posco) di Cilegon telah mencapai 4,5 juta ton, dan segera meningkat kembali dengan beroperasinya pabrik HSM#2 berkapasitas 1,5 juta ton pada akhir tahun 2019, sehingga total akan mencapai 6 juta ton.

Berdasarkan catatan BKPM, Korea Selatan adalah investor nomor tiga terbesar di Indonesia. Di sektor industri manufaktur, perusahaan-perusahaan Korea Selatan berkontribusi hingga 71 persen dari total investasi selama lima tahun terakhir sebesar USD7,5 miliar. Bahkan, pabrik-pabrik tersebut mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 900 ribu orang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bantuan APD Sinar Mas Land

Rabu, 01 April 2020 - 06:35 WIB

Cegah Penularan Corona, Sinar Mas Land Berikan Bantuan APD untuk Petugas Medis di Banten

Alat Pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani wabah virus korona atau covid-19 di Indonesia semakin terbatas. Dalam rangka membantu pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tersebut…

Presiden Jokowi (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Rabu, 01 April 2020 - 06:00 WIB

Pemerintah Tetapkan Status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat

Presiden Joko Widodo menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat dalam pernyataannya yang disampaikan melalui telekonferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 31…

Disinfection Chamber Dompet Dhuafa, Antiseptik Aman Bagi Manusia

Rabu, 01 April 2020 - 05:30 WIB

Disinfection Chamber Dompet Dhuafa, Antiseptik Aman Bagi Manusia

Dompet Dhuafa (DD) konsens dalam upaya meminimalisir penyebaran virus covid-19. Sejak awal pandemi corona masuk ke Indonesia, Dompet Dhuafa membentuk Crisis Center Cegah Tangkal Corona (CCCTC)…

Satgas TMMD 107 Bagikan Pakaian Layak Pakai Kepada Warga Kampung Epem

Rabu, 01 April 2020 - 05:00 WIB

Satgas TMMD 107 Bagikan Pakaian Layak Pakai Kepada Warga Kampung Epem

Personel Satgas TMMD Ke-107 Kodim 1707/Merauke yang dipimpin langsung oleh Danki Satgas TMMD Ke-107 Lettu Inf Antonius Kalambia membagikan baju layak pakai kepada warga Kampung Epem, Distrik…

Personel Pamtas Yonif 411 Kostrad dan Warga Kampung Kondo Gelar Karya Bhakti

Rabu, 01 April 2020 - 04:30 WIB

Personel Pamtas Yonif 411 Kostrad dan Warga Kampung Kondo Gelar Karya Bhakti

Sebagai wujud kepedulian terhadap keindahan dan kebersihan kampung, personel TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad dan warga Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Papua,…