Tiga Tahun Kabinet Kerja, Menperin Sebut Industri Nasional TOP

Oleh : Ridwan | Senin, 23 Oktober 2017 - 18:45 WIB

Presiden Jokowi didampingi Menperin Airlangga Hartarto di Cikarang (28/7/2017) (Foto Ist)
Presiden Jokowi didampingi Menperin Airlangga Hartarto di Cikarang (28/7/2017) (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pencapaian sektor industri di Indonesia menunjukkan sejumlah capaian yang baik. Hal ini menunjukkan kinerja Kementerian Perindustrian dalam kurun waktu tiga tahun terakhir menunjukkan nilai yang positif.

Kementerian Perindustrian akan terus berupaya mendukung pemerataan ekonomi dengan sejumlah kebijakan dan implementasi.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, arah kebijakan pembangunan industri nasional itu berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019.

Selain itu, kebijakan pembangunan industrisesuai dengan tiga butir yang terkait peran sektor industri dari sembilan Nawacita yang diteyaokan oleh Jokowi-JK.

Pertama, mewujudkan kemandirian ekononi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Kedua, meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.

Sedangkan, Ketiga adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

"Dalam upaya mendorong penyebaran industri yang merata sekaligus mewujudkan Indonesia sentris, Kemenperin telah memfasilitasi penbangunan kawasan industri khususnya di luar pulau Jawa," ujar Airlangga Hartarto saat pemaparan capaian kinerja tiga tahun Kemenperin di Kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Pada tahun 2015 hingga 2017, telah dibangun tiga kawasan industri baru di Pulau Jawa dan tujuh kawasan industri baru di luar Pulau Jawa dengan menyeral tenaga kerja sebanyak 38.432 orang.

"Potensi kawasan industri masih cukup besar, sehingga pada dua tahun mendatang diprediksi pertumbuhan kawasan industri baru terus meningkat dengan dibangun delapan kawasan industri baru di luar Pulau Jawa dengan potensi penyerapan tenaga kerja sebanyak 296,3 ribu orang," terang Airlangga.

Sementara itu, dalam program prioritas untuk menumbuhkan populasi industri, upaya Kemenperin telah menunjukkan hasil yang cukup memuaskan.

Selama periode 2015-2017, jumlah unit usaha industri menengah dan sedang mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu mencapai 4.433 unit usaha samoai triwulan II tahun 2017.

Sementara itu, jumlah tenaga kerja yang terserap oleh industri pada periode tahun 2015-2017 ikut meningkat dari 15,39 juta orang pada tahun 2014 menjadi 16,57 juta oranh sampai triwulan II tahun 2017.

Ditergetkan sampai akhir 2019 akan mencapai 17,1 juta orang tenaga kerja yang akan terserap oleh industri nasional

Sejalan dengan peningkatan jumlah unit usaha dan penyeraoan tenaga kerja, nilai investasi sektor industri juga meningkat menjadi Rp706,9 triliun pada periode tahun 2015-2017.

"Nilai investasi ini diprediksi akan terus meningkat hingga mencapai Rp1.759 triliun pada periode dua tahun kedepan," tutup Airlangga.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pendapatan Bersih tumbuh 106,23%, Segmen Penjualan Unit Alat Berat Tumbuh 135,49%

Senin, 16 Mei 2022 - 17:53 WIB

Dahsyat Tembus 295%, Pertumbuhan Laba Bersih KOBEX pada Triwulan I-2022

Jakarta – PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) penyedia alat berat terintegrasi, membukukan pencapaian positif pada tiga bulan pertama 2022.

Mantan Politikus Laksamana Sukardi Gandeng Harry Tjahjono Cegah Dampak Negatif Konten Youtube Pada Anak.

Senin, 16 Mei 2022 - 17:42 WIB

Mantan Politikus Laksamana Sukardi Gandeng Harry Tjahjono Cegah Dampak Negatif Konten Youtube Pada Anak.

Mantan politikus PDIP dan Menteri BUMN Kabinet Gotong Royong, Laksamana Sukardi (LS), menggandeng seniman Harry Tjahjono untuk membuat konten youtube ramah anak.

Destinasi Wisata Cicalengka Dreamland, Bandung, Jawa Barat ( Instagram/@pianpian)

Senin, 16 Mei 2022 - 17:30 WIB

Genjot Pariwisata, Bandung Harus Punya Ciri Khas Sebagai Kota Wisata

Salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut sejumlah tempat wisata yang ada di Ibu Kota Jawa Barat itu perlu memiliki ciri khas yang…

Petugas memeriksa kesehatan mulut Sapi

Senin, 16 Mei 2022 - 16:51 WIB

Untuk Kurban, HPDKI Persiapkan Ternaknya Aman dan Sehat dari PMK

Terkait dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di beberapa kabupaten di Jawa Timur dan di Aceh, Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) gerak cepat mengkoordinasikan seluruh…

Perancis Hapus Pajak Progresif, CPO Dalam Negeri Naik

Senin, 16 Mei 2022 - 16:50 WIB

Para pemangku Kelapa Sawit Desak Pemerintah Evaluasi Larangan CPO dan produk turunannya

Jakarta – Sejumlah indikator makro ekonomi Indonesia melemah pada periode April dan Mei tahun ini. Cadangan devisa nasional turun dan nilai tukar rupiah mulai melemah terhadap dolar AS.