INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto pada tanggal 1 Oktober 2017 genap berusia 55 tahun. "Alhamdulillah Robbil Alamin. Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan dan kenikmatan luar biasa hingga usia ke-55 tahun ini," ujar Airlangga melalui laman facebooknya @Airlangga Hartarto di Jakarta (1/10/2017).
"Saya ucapkan terima kasih yang dedalam-dalamnya kepada ibunda, istri tercinta, anak-anak kebanggaan saya, keluarga besar dan seluruh teman-teman yang telah menyempatkan hadir pada syukuran hari lahir ke-55 tahun. Semoga allah memberikan keberkahannya untuk kita semua," tambahnya.
Airlangga Hartarto lahir di Surabaya, 1 Oktober 1962 dari pasangan Hartarto SastrosoenartoR.Hartini Soekardi.
Meski lahir di Surabaya, ia meneruskan sekolah menengahnya di SMA Kolese Kanisius Jakarta. Ia dikenal sebagai pribadi yang aktif. Saat di SMA, ia menjadi ketua OSIS.
Setelah lulus SMA, Airlangga melanjukan kuliahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengambil Jurusan Teknik Mesin di Fakultas Teknik dan lulus pada tahun 1987. Tidak hanya sekadar menimba ilmu, Airlangga pun aktif berorganisasi. Ia diberi kepercayaan menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM. Kecintaannya pada dunia aktivis tak membuat ia melupakan bangku kuliahnya. Justru semangat belajarnya, ia teruskan hingga master dan diraihnya di luar negeri.
Dari UGM, ia melanjutkan program S2 di Wharton School University of Pennsylvania, Philadelphia, Amerika Serikat, program Master of Business Administration (MBA), Monash University Australia, dan terakhir ia menuntut ilmu di Melbourne Bussiness School University of Melbourne.
Berbekal ilmu yang dimilikinya, Suami dari Yanti Isfandiary Airlangga ini semakin mengokohkan dirinya sebagai pengusaha yang sukses. Ia memiliki banyak bisnis dengan berbagai perusahaan. Di antaranya, PT. Graha Curah Niaga yang bergerak di bidang agraria (pupuk), di PT. Jakarta Prime Crane, PT. Bisma Narendra, dan Komisaris PT. Sorini Corporation Tbk.
Ayah dari delapan orang anak ini, memulai kiprah di dunia politik sebagai Wakil Bendahara DPP Golkar periode 2004-2009. Selanjutnya, Airlangga berhasil menjadi Anggota DPR-RI periode 2009-2014, 2014-2019 dengan Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat V.
Pada tahun 2016, terjadi perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja Jilid II. Putra dari mantan Menteri Perindustrian ternama di era Presiden Soeharto, Ir. Hartarto, ini pun terpilih untuk menduduki kursi yang sama dengan sang ayah. Airlangga mewakili Partai Golkar menggantikan Saleh Husin dari Partai Hanura.