Menperin Pelajari Penerapan Pendidikan Vokasi Dari Nanyang Politeknik Singapura

Oleh : Ridwan | Selasa, 12 September 2017 - 11:50 WIB

Presiden RI Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong menyaksikan penandatanganan MoU Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Industri oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Pendidikan Singapura Ong Ye Kung
Presiden RI Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong menyaksikan penandatanganan MoU Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Industri oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Pendidikan Singapura Ong Ye Kung

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Dalam kunjungan kerjanya ke Singapura beberapa waktu lalu, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto bersama Menteri Pendidikan (Pendidikan Tinggi dan Keterampilan) Singapura, Ong Ye Kung berkunjung ke Nanyang Politeknik.

Hal tersebut guna melihat langsung pengembangan engineering dan penerapan teknologi informasi di salah satu kampus unggulan di Singapura tersebut.

"Kunjungan ini sekaligus mempelajari tentang penerapan pendidikan vokasi," ungkap Airlangga melalui keterangan tertulisnya di Jakarta (12/9/2017).

Ia menambahkan, banyak hal yang kami pelajari dari sini. "Terutama untuk pengembangan pendidikan vokasi di dalam negeri," terangnya.

Sebelumnya, dalam lawatan kerjanya ke Singapura, Menperin bersama Menteri Pendidikan (Pendidikan Tinggi dan Keterampilan) Ong Ye Kung telah melakukan penandatanganan MoU tentang Kerja Sama Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Industri.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh Presiden RI, Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong di Singapura.

"Ruang lingkup MoU itu antara lain meliputi pelatihan untuk tenaga pengajar dan pengelola unit pendidikan dan pelatihan kejuruan industri," terang Airlangga.

Kemudian lanjut Menperin, penyediaan akses dan kesempatan bagi peserta pemagangan industri untuk tenaga pengajar dan siswa. "Selain itu juga kerja sama pengembangan kurikulum, pengembangan teknologi dan bantuan tenaga ahli serta pengembangan standar kualifikasi," katanya.

Airlangga berharap kerja sama ini dapat mendukung penyediaan tenaga kerja yang kompeten sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini melalui program link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Blockchain

Kamis, 18 April 2019 - 17:10 WIB

Jelajahi Pasar Blockchain Indonesia, TTC Gandeng Tokocrypto dan Infonesia

Blockchain proyek dari Singapura, TTC Foundation resmi bekerjasama dengan Tokocrypto dan Infonesia sebagai bagian dari strategi memasuki pasar Indonesia. Melalui kerja sama ini, TTC Foundation…

Fujitsu Indonesia

Kamis, 18 April 2019 - 16:06 WIB

Tahun 2019, Fujitsu Indonesia Bidik Pertumbuhan Usaha Hingga Double Digit

PT Fujitsu Indonesia optimis penjulan di tahun 2019 akan tumbuh mencapai double digit. Pasalnya, segmen pasar yang disasar oleh perusahaan masih mempunyai peluang yang cukup besar di Indonesia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melihat salah satu AMMDes

Kamis, 18 April 2019 - 15:10 WIB

Sejak Diluncurkan Agustus 2018, AMMDes Raih Banyak Pujian

Pengembangan Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) diapresiasi banyak pihak karena mampu memberikan beragam manfaat bagi kebutuhan masyarakat desa. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Kamis, 18 April 2019 - 14:38 WIB

BNI Syariah Targetkan Pembukaan Rekening Online diakhir 2019

Jakarta - BNI Syariah menargetkan pembukaan rekening online di kuartal 4 2019. Pembukaan rekening online merupakan salah satu strategi yang dilakukan BNI Syariah untuk meningkatkan layanan di…

Mantan Napi Terorisme Sukses Kembangkan Koperasi di Pesantren-Pesantren

Kamis, 18 April 2019 - 14:11 WIB

Cerita Mantan Napi Terorisme Sukses Kembangkan Koperasi ke Pesantren-Pesantren

Koperasi Komunitas Mantan Narapidana teroris dan Gerakan Aktivis Radikal (Kontantragis) yang didirikan di Bandung pada 28 Oktober 2017 sukses memperluas pasar dengan produk unggulan kopi, sabun,…