INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Upaya memperkuat kemandirian teknologi dan kedaulatan digital Indonesia membutuhkan keterlibatan talenta muda.
Melalui PERURI Chip Hackathon 2026, PERURI membuka kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan inovasi teknologi chip yang berpotensi mendukung masa depan industri semikonduktor nasional.
Kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian PERURI Digital Summit 2026 ini berhasil menarik perhatian mahasiswa dari berbagai daerah. Tercatat sebanyak 98 tim dengan total 338 mahasiswa dari 41 perguruan tinggi di Indonesia ikut mendaftarkan diri.
Setelah melewati proses seleksi dan kurasi, lima tim terbaik terpilih untuk melanjutkan kompetisi ke tahap bootcamp PERURI Chip Hackathon 2026.
Kegiatan bootcamp berlangsung selama tiga hari, pada 18–20 Oktober 2026, bertempat di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Tahapan ini dirancang untuk membantu peserta mengembangkan gagasan awal menjadi rancangan teknologi chip yang lebih matang dan konkret.
Berbagai kegiatan disiapkan bagi para finalis, mulai dari workshop, presentasi proposal inovasi, pengembangan desain chip, hingga penyempurnaan rancangan yang kemudian dievaluasi oleh dewan juri.
Melalui proses tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan sekaligus mengasah kemampuan dalam mengembangkan teknologi semikonduktor.
Persaingan semakin menarik setelah proses penilaian menghasilkan tiga tim terbaik yang berhak melaju ke babak final pitching.
Babak final tersebut digelar pada hari kedua PERURI Digital Summit 2026, Kamis (22/10/2026). Dalam kesempatan ini, ketiga tim mempresentasikan hasil pengembangan rancangan chip di hadapan dewan juri, jajaran manajemen PERURI, serta para tamu undangan.
Final pitching menjadi momentum penting bagi para mahasiswa untuk memperlihatkan kemampuan dan potensi inovasi mereka dalam bidang teknologi chip.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi talenta muda Indonesia untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi strategis yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan penting dalam transformasi digital.
Direktur Digital Business PERURI, Edwin Purwandesi, mengatakan bahwa PERURI Chip Hackathon 2026 merupakan salah satu langkah perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda sekaligus mendorong lahirnya inovasi semikonduktor karya anak bangsa.
“PERURI hadir tidak hanya sebagai penyedia infrastruktur digital, tetapi juga sebagai inkubator bagi generasi penerus bangsa,” ujar Edwin.
Penyelenggaraan PERURI Chip Hackathon 2026 memperlihatkan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam membangun ekosistem inovasi teknologi nasional.
Melalui kompetisi ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi teknologi chip, tetapi juga memperoleh pengalaman mengembangkan gagasan melalui proses pembelajaran, kolaborasi, dan evaluasi langsung.