INDUSTRY.co.id - JAKARTA - PT Bentoel Internasional Investama Tbk, perusahaan produk tembakau nasional yang merupakan bagian dari British American Tobacco Group, meraih penghargaan "Most Outstanding Sustainable Agriculture & Local Empowerment Excellent" pada ajang Industry Award 2026.
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi Bentoel Group dalam membangun ekosistem pertanian berkelanjutan, pemberdayaan petani, dan komitmen manufaktur di Indonesia selama lebih dari 75 tahun.
Penghargaan diserahkan CEO INDUSTRYcoid sekaligus Ketua Dewan Juri, Nandi Nanti, di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Dewan Juri menilai Bentoel Group layak menerima penghargaan tertinggi di kategorinya atas jasanya meletakkan fondasi pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan petani di Indonesia.
"Bentoel menunjukkan keunggulan luar biasa dalam menciptakan nilai bersama. Dengan memberdayakan puluhan ribu petani dan membangun rantai pasok lokal yang berkelanjutan, Bentoel telah menetapkan standar bagi agribisnis yang bertanggung jawab di Indonesia," ujar Dewan Juri.
Menurut Dewan Juri, Bentoel Group merupakan perusahaan pelopor yang membuktikan industri tembakau butuh ekosistem, bukan sekadar pabrik.
Melalui program "Bentoel Mitra Tani", Bentoel bermitra dengan lebih dari 40.000 petani tembakau dan cengkeh di 9 provinsi di Jawa, NTB, dan NTT.
Perusahaan memberikan pelatihan Good Agricultural Practices (GAP), bantuan bibit unggul, dan jaminan harga untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani hingga 25 persen.
Program ini juga mendorong pengurangan penggunaan pestisida dan efisiensi air.
Selain itu, tiga pabriknya di Malang, Jakarta, dan Pandaan, memproduksi produk SKT dan SKM memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 90 persen.
Perusahaan juga menyerap lebih dari 15.000 tenaga kerja langsung dan lebih dari 50.000 tenaga kerja tidak langsung di sektor pertanian, distribusi, dan ritel.
Bentoel Group juga menggandeng lebih dari 1.000 UMKM kemasan dan logistik lokal. Bentoel Group juga berhasil membangun ekosistem lengkap dari hulu hingga hilir.
Mulai dari program "Harmoni Tani" untuk konservasi lahan, pengelolaan limbah pabrik zero waste to landfill, hingga efisiensi energi 20 persen di pabrik.
Melalui CSR, Bentoel telah membangun 50 sekolah vokasi pertanian, fasilitas kesehatan, dan program air bersih untuk 200 desa mitra di wilayah sentra tembakau.
Komitmen ini sejalan dengan target grup untuk carbon neutral di operasional pada 2030.
"Melalui visi luar biasa, komitmen membangun dari hulu sampai hilir, pencapaian tak tertandingi, dan warisan bersejarah sebagai pelopor pertanian berkelanjutan di Indonesia, Bentoel Group telah menetapkan standar keunggulan yang tinggi," tutup Dewan Juri.
Proses Penilaian
Industry Award 2026 digelar media daring Industry.co.id dengan tema "Driving Sustainable Growth Through Excellence in Governance and Digital Transformation".
Penilaian dilakukan melalui tiga lapis pendekatan, yakni desk research, media monitoring, dan expert judgement.
Ada tiga kategori utama di tahun kedua apresiasi ini, yaitu Special Recognition, Tokoh Industri 2026, dan 25 Perusahaan Industri Terbaik.
Special Recognition dianugerahkan kepada SD Darmono, Founder & Chairman Jababeka Group.
Untuk Tokoh Industri 2026, penghargaan diberikan kepada Achmad Ma'ruf Maulana (Ketua HKI), Putu Juli Ardika (Ketua GAIKINDO), Adhi S. Lukman (Ketua GAPMMI), Abdul Sobur (Ketua HIMKI), dan Edy Suyanto (Ketua ASAKI).
Sementara kategori 25 Perusahaan Industri Terbaik diberikan kepada perusahaan unggulan berdasarkan performa bisnis, GCG, ESG, dan transformasi teknologi, termasuk Bentoel Group.
Acara tersebut menghadirkan Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari, sebagai keynote speaker yang mewakili Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza.