INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, PT Sinar Sosro Gunung Slamat, produsen air mineral Prim-A, kembali meluncurkan kampanye Generasi Prima 2026. 

Mengusung semangat kepedulian dan aksi nyata, kampanye ini mengajak generasi muda untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan serta menyebarkan kebaikan kepada sesama.

Peluncuran Generasi Prima 2026 ditandai dengan kegiatan Beach Clean Up di Ancol, Jakarta, pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian kampanye yang berlangsung pada Oktober hingga November 2026, sekaligus melanjutkan gerakan Generasi Prima yang telah dimulai sejak 2025.

Bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda, kampanye ini menegaskan bahwa semangat persatuan dan kepedulian generasi muda dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Melalui Generasi Prima, Prim-A ingin memperluas partisipasi masyarakat, khususnya anak muda, agar tidak hanya memiliki niat baik, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menciptakan perubahan positif.

Kampanye Generasi Prima terinspirasi dari nilai “Niat Baik, Hasil Baik” yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan Sosro. Nilai tersebut sebelumnya diwujudkan melalui berbagai kegiatan internal yang melibatkan manajemen dan karyawan, kemudian diperluas melalui gerakan yang mengajak masyarakat melakukan kebaikan secara bersama-sama.

Head of Marcomm dan PR Sinar Sosro Gunung Slamat, Devyana Tarigan, mengatakan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bentuk tanggung jawab atas berbagai manfaat yang telah diberikan alam kepada manusia.

“Alam telah sangat banyak memberikan kebaikan kepada kita. Maka sudah sepantasnya kebaikan itu kita jaga dan meneruskannya kepada konsumen khususnya generasi muda,” ujar Devyana.

Menurutnya, kegiatan Beach Clean Up tidak hanya berfokus pada pengumpulan sampah, tetapi juga memberikan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan pemilahan berbagai jenis kemasan bekas pakai, mulai dari botol plastik, kotak karton minuman, hingga alat makan sekali pakai. Sampah yang terkumpul selanjutnya akan dikelola oleh Ancol dan Sosro DAURI (Daur Untuk Negeri).

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan kembali material hasil daur ulang. Salah satu contohnya adalah pengolahan sampah karton menjadi material PolyAl yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk bernilai guna, seperti meja sekolah dan kotak pengumpul sampah atau dropbox.

Dengan pendekatan tersebut, Generasi Prima ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan membersihkan lingkungan. Proses pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali material menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Kami percaya siapa pun dapat memulai dari tindakan sederhana, dan ketika semakin banyak orang ikut bergerak, manfaat yang dihasilkan juga semakin besar,” tambah Devyana.

Pemilihan Ancol sebagai lokasi pembuka kampanye Generasi Prima 2026 sejalan dengan upaya mengajak masyarakat memulai kepedulian dari lingkungan terdekat. Sebagai ruang publik yang digunakan oleh berbagai kelompok masyarakat, kawasan pantai menjadi salah satu tempat penting untuk menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan bersama.

Kegiatan ini juga melanjutkan hubungan antara Ancol dan Sosro yang telah terjalin selama lebih dari 30 tahun.

Direktur Komersial PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rahmaniar, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan ruang publik.

“Ancol adalah ruang publik yang dinikmati lintas generasi. Generasi muda memiliki peran penting untuk ikut menjaganya. Karena itu, kami menyambut baik Generasi Prima yang mengajak pemuda memulai aksi positif menjaga lingkungan dari sampah,” ujar Rahmaniar.

Melalui kolaborasi ini, generasi muda diharapkan semakin memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola kawasan, melainkan juga seluruh masyarakat yang menikmati fasilitas publik.

Setelah kegiatan di Ancol, kampanye Generasi Prima 2026 akan berlanjut melalui berbagai aktivitas offline maupun online dengan melibatkan komunitas dan generasi muda dalam sejumlah kegiatan.

Perluasan partisipasi menjadi salah satu fokus kampanye tahun ini. Dengan membuka lebih banyak ruang keterlibatan, Generasi Prima mendorong masyarakat untuk mengambil bagian dalam gerakan kebaikan sesuai dengan lingkungan dan kemampuan masing-masing.

Pesan yang diusung pun sederhana, yakni menerima kebaikan, melakukan kebaikan, kemudian meneruskannya kepada orang lain. Semangat tersebut diharapkan dapat menciptakan efek berantai, ketika satu tindakan positif menginspirasi tindakan positif lainnya.

Devyana menegaskan bahwa semangat Generasi Prima tidak hanya ditujukan untuk rangkaian kegiatan kampanye pada 2026, tetapi juga untuk membangun kebiasaan peduli yang dapat terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berkomitmen bahwa semangat Generasi Prima tidak akan berhenti menyebarkan kebaikan ketika rangkaian kampanye tahun ini selesai. Nilai yang ingin kami bangun adalah kemauan untuk terus melihat apa yang bisa kita lakukan bagi lingkungan dan orang lain,” tutup Devyana.