INDUSTRY.co.id - DONG NAI - Di tengah pergeseran industri kemasan menuju prinsip keberlanjutan dan sirkularitas, OJI Group, konglomerasi kertas dan kemasan asal Jepang, mempertegas ekspansinya di Asia Tenggara. Grup berusia lebih dari 150 tahun itu menggelar peletakan batu pertama pabrik kemasan karton aseptik senilai 110 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,8 triliun di Vietnam, pekan lalu.

Beroperasi dengan nama Oji Liquid Pak (OLP), fasilitas seluas 57.000 meter persegi ini dibangun di Kawasan Industri Teknologi Mutakhir Long Thanh, Dong Nai. Pabrik tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 2028 dan diproyeksikan menjadi basis strategis produksi dan pasokan OJI Group untuk pasar Vietnam dan Asia Pasifik.

"Vietnam merupakan pasar penting dan basis manufaktur yang semakin strategis di Asia Tenggara. Dengan mendirikan Oji Liquid Pak dan berinvestasi dalam produksi lokal, kami semakin mampu melayani pelanggan di Vietnam dan kawasan Asia Pasifik," ujar Corporate Officer OJI Holdings Corporation, Terauchi Mikito, dalam keterangan resminya.

Investasi tersebut tidak hanya bernilai besar, tetapi juga diyakini akan memperkuat ekosistem manufaktur Vietnam. Dengan kapasitas produksi hingga 8 miliar kemasan per tahun, pabrik ini diperkirakan akan menyerap lebih dari 200 tenaga kerja baru. Langkah ini sejalan dengan perkembangan kerangka Tanggung Jawab Produsen yang Lebih Luas (Extended Producer Responsibility/EPR) di Vietnam serta peralihan menuju ekonomi sirkular.

*Jawab Tantangan Standar Baru*

Industri kemasan saat ini tengah menghadapi standar baru yang menuntut kinerja, keamanan pangan, fleksibilitas operasional, dan prinsip sirkularitas berjalan beriringan.

CEO Oji Liquid Pak, Kestutis Sliuzas, menilai perubahan tersebut tidak bisa dihindari. "Industri kemasan tengah bergerak menuju standar baru yang menuntut kinerja, keamanan pangan, fleksibilitas operasional, dan prinsip sirkularitas agar saling melengkapi," katanya.

Menurut dia, Oji Liquid Pak tidak sekadar ingin memasok bahan kemasan, melainkan membantu pelanggan menghadapi perubahan tersebut melalui solusi yang relevan saat ini dan adaptif untuk masa depan.

Dari sisi teknologi, bahan kemasan aseptik OLP dirancang kompatibel dengan mesin pengisian roll-fed yang telah tersedia di pasaran. Dengan demikian, produsen minuman dan produk pangan cair dapat tetap memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada sekaligus mengoptimalkan operasional. Pelanggan dapat membeli bahan kemasan saja atau sistem lengkap yang menggabungkan bahan kemasan, teknologi pengisian, dan layanan teknis melalui satu mitra.

Fasilitas baru ini memadukan pengalaman OJI Group selama lebih dari 150 tahun dengan keahlian IPI, perusahaan spesialis asal Italia yang telah mengembangkan teknologi kemasan aseptik selama lebih dari 40 tahun. Kehadiran Oji Liquid Pak sendiri merupakan bagian dari strategi integrasi OJI Group setelah mengakuisisi IPI pada 2023.

Oji Liquid Pak (OLP) didirikan di Vietnam pada 2025 untuk mengembangkan bisnis kemasan cair OJI Group di kawasan Asia Pasifik. Bersama IPI, OLP membangun bisnis kemasan karton aseptik terintegrasi milik OJI Holdings.

Di Vietnam, OJI Group telah membangun jangkauan bisnis yang mencakup sumber daya hutan, manufaktur kertas dan kemasan, hingga solusi kemasan jadi. Portofolionya meliputi Ojitex Vietnam, Oji Interpack, United Packaging, dan kini Oji Liquid Pak.

Didirikan di Jepang pada 1873, OJI Group saat ini tercatat sebagai pemimpin global industri kertas dan kemasan. Berdasarkan penjualan terkait pulp dan kertas pada tahun buku 2023, grup ini menempati peringkat pertama di Jepang dan kelima di dunia.