Industry.co.id - PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) resmi meluncurkan Reksa Dana Syariah Mandiri ETF Emas dengan ticker XMES yang mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (10/8). XMES menjadi salah satu dari lima ETF emas yang resmi tercatat di BEI.
Peluncuran XMES ini merupakan bagian dari Seremoni Pembukaan Perdagangan dalam rangka Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia di Main Hall BEI. Acara tersebut diresmikan melalui penekanan tombol bersama dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Direksi BEI, KPEI, dan KSEI.
XMES: Investasi Emas Tanpa Perlu Simpan Fisik
Kehadiran XMES memberikan alternatif bagi investor untuk menjadikan emas sebagai bagian dari portofolio tanpa perlu membeli dan menyimpan fisiknya secara langsung. Melalui unit XMES yang diperdagangkan di BEI, investor dapat berinvestasi pada reksa dana yang menggunakan emas fisik sebagai aset dasar dan dikelola sesuai prinsip syariah.
Direktur Utama Mandiri Investasi Hardiyanto Pilia mengatakan kehadiran XMES merupakan bagian dari langkah Mandiri Investasi untuk menangkap perubahan preferensi investor sekaligus memperluas pilihan instrumen investasi berbasis aset riil di pasar modal.
"Tantangannya bukan lagi hanya bagaimana investor memiliki emas, tetapi bagaimana memberikan akses terhadap emas melalui instrumen yang efisien, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan investor saat ini," ujar Hardiyanto.
Emas Fisik 99,9% Kemurnian sebagai Underlying Asset
XMES menggunakan emas fisik sebagai underlying asset dengan tingkat kemurnian minimum 99,9% untuk emas bersertifikasi SNI atau 99,5% untuk emas berstandar internasional LBMA Certified. Dari total NAB, minimum 95% ditempatkan pada emas fisik, sementara porsi maksimal 5% dialokasikan pada instrumen pasar uang syariah, deposito syariah, dan/atau kas.
Pengelolaan XMES melibatkan Deutsche Bank A.G. Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian, PT Mandiri Sekuritas sebagai Dealer Partisipan, serta PT Pegadaian sebagai Penyedia Emas dan Penyimpan Emas.
Imbal Hasil Emas 18% Per Tahun dalam 5 Tahun Terakhir
Berdasarkan kajian Mandiri Investasi per 30 Juni 2026, emas mencatatkan imbal hasil sekitar 9,9% per tahun dalam 20 tahun terakhir dan 18% per tahun dalam lima tahun terakhir. Di sisi lain, permintaan investasi emas global meningkat 84% menjadi 2.175 ton pada 2025, sementara produksi tambang tumbuh kurang dari 1% per tahun dalam satu dekade terakhir.
Direktur Investasi Mandiri Investasi Ernawan R. Salimsyah, CFA, menilai kombinasi antara pertumbuhan permintaan dan keterbatasan pasokan menjadi faktor yang membuat emas tetap relevan dalam portofolio jangka panjang.
"Emas memiliki karakteristik yang berbeda dibanding instrumen investasi lainnya dan cenderung lebih tahan ketika pasar mengalami tekanan. Emas dapat menjadi salah satu pilihan untuk menyeimbangkan portofolio," jelas Ernawan.
Target AUM XMES Rp1 Triliun
Dalam jangka panjang, Mandiri Investasi menargetkan Asset Under Management (AUM) XMES mencapai Rp1 triliun. Ernawan mengatakan target tersebut akan dibangun seiring dengan meningkatnya pemahaman investor terhadap ETF emas dan berkembangnya ekosistem pasar emas di Indonesia.
Unit XMES diperdagangkan di pasar sekunder melalui mekanisme seperti perdagangan saham. XMES juga diterbitkan dan dikelola berdasarkan prinsip syariah sesuai Fatwa DSN-MUI No. 163/DSN-MUI/VII/2025.
FAQ
Q: Apa itu XMES?
A: XMES adalah Reksa Dana Syariah Mandiri ETF Emas yang diterbitkan oleh PT Mandiri Manajemen Investasi dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan underlying asset emas fisik.
Q: Berapa imbal hasil emas dalam 5 tahun terakhir?
A: Berdasarkan kajian Mandiri Investasi, emas mencatatkan imbal hasil sekitar 18% per tahun dalam lima tahun terakhir dan 9,9% per tahun dalam 20 tahun terakhir.
Q: Apakah XMES sesuai prinsip syariah?
A: Ya, XMES diterbitkan dan dikelola berdasarkan prinsip syariah sesuai Fatwa DSN-MUI No. 163/DSN-MUI/VII/2025.
Q: Berapa target AUM XMES?
A: Mandiri Investasi menargetkan AUM XMES mencapai Rp1 triliun dalam jangka panjang.
Q: Siapa Bank Kustodian XMES?
A: Deutsche Bank A.G. Cabang Jakarta bertindak sebagai Bank Kustodian, PT Mandiri Sekuritas sebagai Dealer Partisipan, dan PT Pegadaian sebagai Penyedia dan Penyimpan Emas.