INDUSTRY.co.id - Bandung - PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (CYBR) memperkuat kolaborasi strategis dengan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI untuk mendukung pengembangan kapabilitas keamanan siber di Indonesia. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan solusi dan layanan keamanan siber, penguatan kapabilitas Security Operations Center (SOC), serta pengembangan kompetensi di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan (AI).

Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara ITSEC Asia dan PT INTI, serta MoU antara PT INTI dan PT ITSEC Cyber Academy (ITSEC Cyber & AI Academy), anak usaha ITSEC Asia yang bergerak di bidang pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi cybersecurity dan AI. Penandatanganan berlangsung di kantor pusat PT INTI di Bandung, Jawa Barat, pada 23 Juli 2026.

Melalui kerja sama ini, ITSEC Asia akan membawa pengalaman dan kapabilitasnya di bidang keamanan siber untuk mendukung kebutuhan sektor BUMN dan pemerintahan. Kolaborasi tersebut juga membuka peluang pengembangan kapabilitas keamanan siber yang menggabungkan solusi teknologi, keahlian teknis, serta pengembangan sumber daya manusia.

President Director ITSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan kebutuhan keamanan siber di Indonesia terus meningkat seiring semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital di berbagai sektor.

"Kami melihat kebutuhan keamanan siber di Indonesia terus berkembang seiring dengan semakin luasnya penggunaan teknologi digital di berbagai sektor. Organisasi membutuhkan kemampuan untuk melindungi infrastruktur dan data mereka sekaligus memastikan adanya sumber daya manusia yang mampu mengelola keamanan tersebut. Melalui kerja sama dengan PT INTI, kami ingin mengeksplorasi bagaimana pengalaman dan kapabilitas ITSEC Asia di bidang cybersecurity dapat mendukung kebutuhan sektor BUMN dan pemerintahan, sekaligus membuka peluang pengembangan solusi dan kapabilitas keamanan siber yang lebih luas di Indonesia," ujar Patrick.

Dalam kerja sama tersebut, ITSEC Asia akan mendukung pengembangan solusi dan layanan keamanan siber, termasuk eksplorasi pengembangan kapabilitas SOC. Perseroan juga akan menyediakan solusi, produk, teknologi, tenaga ahli, serta layanan teknis sesuai kebutuhan proyek, mulai dari konsultasi teknis, pengembangan solusi, proof of concept (PoC), demonstrasi produk, implementasi hingga dukungan teknis dan transfer pengetahuan.

Di sisi lain, PT INTI akan mendukung pengembangan peluang bisnis serta memperkuat hubungan dengan calon pelanggan dan mitra strategis, terutama di lingkungan BUMN, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah. Kerja sama ini juga mencakup pemanfaatan ruang di kantor pusat PT INTI untuk mendukung kegiatan pelatihan keamanan siber serta pengembangan fasilitas keamanan siber dan SOC.

Direktur PT INTI (Persero) Herry Jasman mengatakan keamanan siber kini menjadi fondasi penting dalam transformasi digital nasional.

"Keamanan siber telah menjadi fondasi penting dalam transformasi digital. Melalui kolaborasi dengan ITSEC Asia, PT INTI ingin memperkuat kapabilitas nasional dengan menghadirkan solusi keamanan siber yang lebih komprehensif, sekaligus membangun ekosistem yang mampu menjawab kebutuhan sektor pemerintah, BUMN, maupun industri secara berkelanjutan," kata Herry.

Kolaborasi tersebut juga diperkuat melalui peran ITSEC Cyber & AI Academy dalam pengembangan kompetensi cybersecurity dan AI. Akademi tersebut akan mendukung penyelenggaraan pelatihan, pendidikan, workshop, seminar, serta program pengembangan kompetensi yang disusun berdasarkan kebutuhan organisasi dan peluang yang diidentifikasi bersama PT INTI.

President Director ITSEC Cyber & AI Academy Yulius C. Rusli mengatakan kebutuhan talenta dengan kemampuan cybersecurity dan AI terus meningkat sehingga program pelatihan harus disesuaikan dengan kebutuhan industri.

"Kebutuhan akan talenta dengan kemampuan cybersecurity dan AI terus berkembang, sementara organisasi juga membutuhkan kompetensi yang sesuai dengan tantangan dan kebutuhan mereka. Karena itu, pengembangan talenta perlu dirancang berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan dan tidak berhenti pada pembelajaran teoritis. Melalui kerja sama ini, ITSEC Cyber & AI Academy ingin mendukung pengembangan program pelatihan dan kompetensi yang lebih relevan dan aplikatif, sehingga peserta dapat memiliki kemampuan yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja. Kami berharap kolaborasi dengan PT INTI dapat memperluas kesempatan bagi BUMN dan instansi pemerintahan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang cybersecurity dan AI," ujar Yulius.

Patrick menambahkan, kerja sama ini menjadi langkah ITSEC Asia dalam memperkuat ekosistem cybersecurity dan AI di Indonesia melalui kolaborasi antara perusahaan teknologi, industri, dan institusi pengembang talenta.

"Kerja sama ini juga memperkuat arah ITSEC Asia untuk terus mengembangkan ekosistem cybersecurity dan AI di Indonesia. Kami percaya bahwa penguatan keamanan siber membutuhkan kolaborasi antara perusahaan teknologi, industri dan institusi yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan talenta. Bersama PT INTI, kami ingin mengeksplorasi peluang yang dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapabilitas talenta cybersecurity dan AI melalui ITSEC Cyber & AI Academy di Indonesia," tutup Patrick.