INDUSTRY.co.id, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan untuk bisa keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap) maka Indonesia harus bisa menaikkan pendapatan per kapitanya.

Advertisement

Pasalnya saat ini, income per kapita Indonesia masih tercatat senilai USD3.600. Sehingga untuk bisa menjadi negara maju maka income perkapita harus bisa sama dengan negara lainnya yakni USD12.000.

"Sebetunya kita harus melakukan penyesuaian karena kondisi global, kita tahu bahwa hanya 2017 ini pertumbuhan dunia direvisi meningkat, sebelumnya selalu turun," ungkap Agus baru-baru ini.

Advertisement

"Nah kalau Indonesia sekarang ini memiliki income per kapita USD3,600, kalau mau keluar dari middle income country, kita harus punya income per capita di atas USD12.000," imbuh Agus.

Agus menambahkan untuk mencapai income perkapita di atas USD12.000 maka Indonesia harus melakukan beberapa langkah. Salah satunya dengan reformasi fiskal, sektor rill hingga moneter. "Jadi ini harus dicapai dengan fokus dan konsisten. Kita melakukan reform fiskal, sektor riil, dan moneter," jelasnya.

Advertisement

Sementara, Agus melanjutkan, reformasi fiskal sebelumnya telah melakukan tax amnesty, dana transfer ke daerah dan subsidi yang lebih mengenai target. Sedangkan sektor rill ada paket kebijakan yang telah disampaikan oleh Pemerintah.

"Di moneter juga kita introdusir suku bunga acuan, gwm averaging, upaya di makroprudensial dan sebagainya. Di sektor riil juga ada 15 paket yang udah keluar. Reform ini harus terus dijalankan, yaitu meningkatkan total factor productivity, kita juga harus memperbaiki capital stock, dan memperbaiki pendidikan, kalau ini bisa diperbaiki kita akan keluar dari middle income trap, bahkan kita akan menjadi 1 dari 5 ekonomi terbesar di dunia pada 2045 menurut beberapa prediksi," tandasnya

Advertisement