Jangan Sesekali Foto Bahkan Memposting Minuman Beralkohol di Thailand

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 28 Agustus 2017 - 12:05 WIB

Ilustrasi Penjualan Minuman Beralkohol di Minimarket
Ilustrasi Penjualan Minuman Beralkohol di Minimarket

INDUSTRY.co.id, Thailand - Berlibur merupakan salah satu hal yang membuat orang senang-senang, terlebih jika saat berlibur kurang sekali jika tanpa berfoto-foto. Lain halnya jika berkunjung ke Thailand dan para wisatawan sempat untuk ke bar untuk berpeseta, jangan sesekali befoto dengan minuman bir atau jenis alkohol laiannya.

Dikutip dari asiaone, Senin (28/8/2017), di Thailand, ada peraturan baru untuk tidak memfoto terlebih memposting foto minuman beralkohol. Ini berlaku saat iklan untuk tidak memfoto sudah tersebar di Thailand.

Hal ini dikarenakan, oleh pembatasan hukum untuk umat Buddha yang tak boleh meminum minuman keras. Tapi, karena budaya wisatawan yang berkunjung ke Thailand tumbuh besar, mereka tetap saja berkunjung ke klub malam di kawasan tersebut.

Ini juga terkait mengapa  iklan untuk zat beralkohol tidak diizinkan berdasarkan Undang-Undang Pengendalian Minuman Beralkohol di Thailand.

Polisi Thailand ingin lebih ketat dengan kebijakan ini dengan memantau media sosial para masyarakat. Beberapa selebriti Thailand lokal yang tanpa disadari berpose dengan minuman sudah didenda.

Selain itu, sekelompok gadis yang memasang Facebook Live menginformasikan orang memfoto bir lalu ditangkap. Jadi minum bir di Thailand tetap boleh, Tapi jangan mengambil selfie dengan minum di tangan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Atal S Depari Ketua PWI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 23 April 2019 - 07:00 WIB

Ketum PWI: Secara Konstitusional Belum Ada yang Terpilih Sebagai Presiden

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal Sembiring Depari menegaskan, sebenarnya sebelum perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selesai, belum ada yang terpilih sebagai Presiden…

Pemilu 2019(Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 23 April 2019 - 06:26 WIB

Pemblokiran Jurdil2019.org Ciderai Demokrasi

Pemblokiran situs Jurdil2019.org oleh Kemenkominfo dan Bawaslu dinilai telah menciderai demokrasi, karena prosesnya tanpa peringatan terlebih dahulu. Telebih lagi, amanah UU mewajibkan pemerintah…

Mata uang Rupiah (Foto Ist)

Selasa, 23 April 2019 - 06:12 WIB

Kebijakan Fiskal Pemerintah yang Pruden Mendukung Pencapaian Target Pembangunan APBN 2019

Jakarta - Pelaksanaan APBN 2019 sampai dengan 31 Maret berjalan aman sesuai dengan kebijakan fiskal Pemerintah yang akan mendukung pencapaian target pembangunan APBN 2019. Hal ini disampaikan…

Diskusi hari bumi bersama BNI Syariah

Selasa, 23 April 2019 - 05:54 WIB

BNI Syariah Dukung UMKM Lakukan Green Activity

Jakarta - Dalam mendukung program Pemerintah yaitu SDG’s (Sustainable Development Goals) dan Green Banking, BNI Syariah berupaya untuk mendorong pengusaha UMKM dalam menerapkan green activity.…

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…