INDUSTRY co.idJakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat daya saing industri nasional melalui kebijakan penyediaan energi terjangkau, khususnya gas bumi untuk sektor industri.

Advertisement

Hingga saat ini, sebanyak 2 5 perusahaan industri telah ditetapkan sebagai penerima kebijakan harga gas bumi tertentu (HGBT) dengan total kuota sebesar 693,307 BBTUD. Langkah ini diharapkan dapat membantu industri dalam negeri menjaga efisiensi produksi di tengah tantangan global.

“Meski ada kendala dalam penyaluran dan distribusi energi, pemerintah terus memberikan dukungan agar pelaku industri dapat menikmati insentif harga gas bumi. Ini menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing industri nasional,” ujar Menperin Agus di Jakarta, Senin (20/10).

Advertisement

Menteri Agus mengakui, tantangan terbesar dalam menjaga ketahanan industri dalam negeri bukan hanya soal energi, tetapi juga derasnya arus barang impor.

“Saya harus akui, selama menjabat Menperin, ada dua hal yang membuat saya sulit tidur: pertama, masuknya barang impor, baik ilegal maupun legal, yang menekan produk dalam negeri; dan kedua, memastikan industri kita mendapatkan gas dengan harga kompetitif,” ungkapnya.

Advertisement

Menurut Agus, ketersediaan gas bumi dengan harga yang sesuai kebutuhan industri menjadi faktor penentu bagi keberlanjutan produksi nasional. Untuk itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memperkuat koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga agar kebijakan energi dan bahan baku lebih berpihak pada sektor manufaktur.

“Ini bukan lingkaran setan, tetapi memerlukan sinergi nyata lintas sektor. Kemenperin tidak bisa berjalan sendiri karena kebijakan energi dan impor juga berada di kementerian lain. Kami terus melakukan pembicaraan agar industri kita mendapatkan bahan baku dengan harga yang wajar dan stabil,” jelasnya.

Advertisement

Agus menambahkan, pihaknya telah mendapatkan jaminan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)bahwa dalam waktu dekat pasokan gas untuk industri akan meningkat.

“Saya sudah mendapatkan jaminan dari Kementerian ESDM bahwa Indonesia akan segera memperoleh suplai gas tambahan untuk kebutuhan industri. Ini langkah penting untuk memastikan produksi nasional tetap kompetitif,” tegas Menperin.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap sektor industri dapat terus tumbuh berkelanjutan, sekaligus menjaga kontribusinya terhadap perekonomian nasional.