Begini Kisah Akhrom Saleh, Pria yang Hijrah Untuk Tidak Bertato Lagi

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 16 Agustus 2017 - 14:02 WIB

Akhrom Saleh
Akhrom Saleh

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Bertato, merupakan seni lukis yang terdapat di kulit. Tato juga merupakan bagian lifestyle atau bisa menjadi hobi seseorang. Ada seorang pria yang bernama Akhrom Saleh, dalam keterangan tertulisnya, Ia mengatakan bahwa sudah 20 tahun menggunakan tato dan Ia saat ini merasa bahwa tatonya membuat risih dan ingin menghilangkan tato tersebut.

“Memang dari dulu saya berniat untuk menghilangkan tato ditubuh, hanya memiliki persoalan, yang pertama terkait informasi yang minim bahkan terkadang tidak kepikiran untuk mengejar informasi penghilangan tato tanpa bekas, kedua adalah masalah waktu sering kali membuat saya menyepelekan, dan yang terakhir alasannya tentu secara finacial” ungkapnya.

Ditahun 2017 tepatnya bulan Agustus ini, menjadi kado special Akhrom, pasalnya tanpa sengaja adik bungsunya memiliki seorang teman semasa kuliah dulu yang memiliki workshop menghilangkan tatto secara gratis, hanya membayar dengan membaca 50 (lima puluh) ayat suci Al-Quran, meskipun Itu menjadi hambatan Akhrom.

“Sehubungan dari informasi itulah, maka saya meminta tolong kepada sibungsu untuk segera mendaftarkan kepada teman karibnya agar bisa menjadi bagian peserta menghilangkan tatto, ya sesuai dengan nama workshopnya “tattoo hijrah removal” tutur Akhrom
 
Setelah adik bungsunya mendaftarkan maka di Hari Minggu kemarin, Akhrom dan adiknya menyambangi workshop tatto hijrah removal, dengan niat yang kuat Akhrom untuk menghilangkan tatto dibadannya, maka setelah 20 tahun lamanya kini terjawab sudah keresahannya.

"Saya menggunakan tatto tepatnya ditahun 1997, sekitar 20 tahun yang lalu sampai dengan 2017 ini, nah syukur alhamdulilah keresahan batin selama ini terjawab, sehingga saya tidak risih lagi ketika berhadapan dengan rekan-rekan yang baru kenal, apalagi kelak berhadapan dengan Allah” ucapnya

"Ketika saya dan adikku tiba diworkshop temannya, lalu kami berkenalan dengan pemiliknya yang bernama Sandy, tentu saya sedikit terkejut melihat penampilannya, badannya dipenuhi gambar lukisan, bahkan dikening sebelah kiri juga ada gambarnya” ungkap akhrom

Kamipun langsung berbincang-bincang layaknya seperti tamu pada umumnya penuh dengan basa-basi, dikarena posisi benar-benar sangat membutuhkan pertolongan dari tatto hijrah removal.

Sebagai tuan rumah Sandy yang berjanggut panjang itu, melayani kami dengan santun, penuh dengan suasana keakraban yang Islami, dari hulu hingga hilir kami bercerita sambil menunggu alat siap bekerja.
 
“Sambil saya bertanya apa yang membuat niatnya untuk hijrah dari pembuat tatto dan sekarang membantu orang  “yang tidak mampu” ingin menghilangkan tatto?
 
Dengan sigap Sandi menjawab, seakan jawaban itu sudah hatam dikepalanya; “sama seperti abang, batin saya tidak dapat menerima, sehingga saya hijrah dan memperdalam ajaran agama islam” Tuturnya sambil menundukkan kepalanya menghadap meja.
 
Tentu ini tidak mudah bagi seorang yang penuh dengan tatto dibadan, hampir tidak ada ruang lagi ditubuhnya penuh dengan lukisan unik, itu yang menjadi dasar meng-ilhaminya, sehingga ia memiliki ide konsep menghilangkan tatto secara syariah sampai dengan melakukan penggalangan dana.
 
“tanpa disangka Sandy mengungkapkan kepada saya, bahwa ia berserah diri kepada Allah untuk membuat iklan ide dan gagasannya di media sosial, namun tanpa disangka iklan itu dimedsos disambut dengan baik oleh publik, dari berbagai kalangan yang siap membantu konsepnya, ada yang membelikan Laser sebagai alat utamanya, ada juga membantu alat pendukung lainnya, seperti kursi meja, hingga berbentuk uang cash” Terang Akhrom
 
Sungguh luar biasa tanggapan publik terkait konsep hijrah tatto removal, setelah mendapatkan bantuan baik dana dan alat-alat kerja, maka Sandi mulai membuka pendaftaran peserta yang berniat menghilangkan tatto gratis dengan syarat-syarat membaca ayat Suci Al-quran saja sudah cukup bagi Sandi.
 
“tak terasa setelah bercerita dari A sampai Z, alatpun telah _ready_ digunakan, Sandi mengajakku memasuki ruang prakteknya, sembari bertanya-tanya apakah ini akan menyakitkan seusai gambaran Sandi kepada saya diruang tunggu tadi?, eh eh eh ternyata benar setelah dimulai rasanya seperti disabet karet gelang, hahaha tapi setelah beberapa detik rasanya beradaptasi dibadan kok” Ucap Akhrom
 
Akhrom juga mengungkapkan dengan niat yang besar untuk menghilangkan tatto pastinya rasa sakit dilaser tidak akan terasa sakit, itupun sakitnya bukan sakit yang dianiaya membuat orang terzhalimi, sakitnya Cuma seperti dicubit saja.   

Akhrom juga menambhakan, bagi siapapun yang berniat menghilangkan lukisan dibadan dipersilahkan untuk membuka website www.tattoohijrahremoval.com, pendaftaran sampai dengan pengerjaan tidak sama sekali dipungut biaya. Tegasnya
 
“Selain itu juga saya sarankan bila perlu jauh-jauh hari mendaftarnya, karena peserta menghilangkan tatto sudah mencapai 2000-an, itupun masih akan diseleksi ulang sehubungan dengan tenaga mereka hanya bertiga” Ungkap Akhrom
 
Bahkan Sandi mengungkapkan kepada Akhrom yang menjadi persoalan sekarang adalah peserta wanita, “mayoritas seluruh peserta wanita Sandi tolak” pungkas Akhro

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aldila Warganda SH (kiri) dan Rheno Halomoan Setjo SH yang menjadi penjamin kepulangan Ratih (kerudung). TKW yang dua tahun terlantar di Dubai.

Selasa, 21 Mei 2019 - 09:27 WIB

Alasan Kemanusiaan, Aldila Warganda SH Jadi Penjamin Kepulangan TKW Ratih Dari Dubai

Aldila Warganda SH dari Kantor Pengacara Satria Tarigan & Aldila Warganda Legal Consultan menjadi penjamin kepulangan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Ratih yang sudah dua tahun terlunta…

Kegiatan transaksi di kantor BRI Syariah

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:51 WIB

BRI Syariah dan Paytren Kembangkan Sistem Skema Onboarding Account

Jakarta --- Menindaklanjuti nota kesepahaman antara BRIsyariah dan Paytren perihal Pemanfaatan Jasa Perbankan Syariah yang telah ditandatangani pada tanggal 26 April 2019 dalam acara Indonesia…

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (twitter.com/budikaryas)

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:33 WIB

Menhub Prediksi Jumlah Pemudik Tahun Ini Naik Jadi 23 Juta Orang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memprediksi jumlah pemudik pada tahun 2019 akan meningkat mencapai 23 juta orang pemudik. Tren kenaikan sebanyak 6 persen dari tahun 2018 ini mengikuti…

Direktur Utama BNI Syariah saat memberikan santunan ke anak Yatim

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:13 WIB

BNI Syariah Salurkan Bantuan Rp 1,4 Miliar

Jakarta - Serentak di 76 titik di Indonesia, BNI Syariah menggelar kegiatan sosial bertajuk 'Kisah Cinta Hasanah' bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT). Acara ini dalam rangka Milad…

Pedagang bawang putih di salah satu pasar tradisional

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:04 WIB

Uniknya Strategi Menuju Swasembada Bawang Putih

Jakarta - Di tengah pro kontra langkah Indonesia yang masih impor dalam memenuhi kebutuhan konsumsi bawang putih, Ditjen Hortikultura memastikan pertanaman bawang putih lokal terus on the track…