Proyek Pemberantasan Korupsi Masih Tersendat?

Oleh : Umbu Pariangu | Kamis, 03 Agustus 2017 - 11:51 WIB

Umbu TW Pariangu
Umbu TW Pariangu

INDUSTRY.co.id - Tertangkapnya Bupati Pamekasan Achmad Syafii oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) bersama  Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan dan Kepala Inspektorat Pemkab Pamekasan, Rabu (2/8/2017), menunjukkan proyek pemberantasan korupsi masih tersendat. Kenapa para kepala daerah tetap saja berkelakuan korup meskipun KPK hari-hari ini semakin gencar melakukan OTT.

Ini bisa jadi para kepala daerah dan elite-elite lainnya tidak sedikitpun terganggu dengan sistem penegakan hukum terhadap praktek korupsi selama ini. Karena memang hukuman terhadap koruptor selama ini tidak efektif.

Di Kabupaten Sabu Raijua, di Provinsi NTT misalnya, daerah yang notabene sudah sangat miskin itu, tapi kepala daerahnya masih tega-teganya untuk korupsi lagi, mestinya ia harus mendapat vonis yang layak dan adil, tapi belakangan hanya divonis 3 tahun dan itu pun masih banding lagi.

Mestinya para hakim juga mempertimbangkan situasi dan konteks korupsi sebagai rujukan dalam memvonis para koruptor. Korupsi di daerah miskin itu kan sudah sangat keterlaluan, karena rakyat dibuat makin menjerit tak berdaya, dan berarti pejabatnya tidak punya nurani lagi. Mestinya harus dikenai hukuman yang berat.

Itu sebabnya saya selalu mengatakan, korupsi di kita ini sudah sangat struktural sifatnya sehingga orang jadi berpikir, lebih menguntungkan kalau korupsi daripada tidak korupsi. Karena mereka yang korup uang milyaran rupiah ternyata hanya masuk penjara 4-5 tahun, setelah itu masih bisa foya-foya menikmati uang korupnya di luar penjara, tapi orang-orang kecil yang korup karena kepepet justru dihukum sama dengan yang korup uang milyaran.

Saya usulkan, supaya hukuman pemiskinan terhadap koruptor segera diterapkan, tidak bisa tidak. Kalau mau ingin KPK efektif dalam memerangi korupsi, ya korupsi harus dilihat sebagai extraordinary crime dan sanksinya juga harus berat.

Percuma kalau hanya menerapkan hukuman denda atau biaya sosial. Pemiskinan terhadap koruptor akan membuat mereka tidak lagi berdaya, sehingga bisa menimbulkan efek jera.

Umbu Pariangu, Akademisi FISIP Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Peneliti PAKU (Pusat Antikorupsi Undana)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pemerintah dan DPR Mulai Lakukan Pembahasan RUU SDA

Senin, 22 April 2019 - 15:40 WIB

RUU SDA Dikhawatirkan Bisa Jadi Bumerang Bagi Pemerintah

RUU Sumber Daya Air yang sedang dibahas Pemerintah bersama DPR saat ini dikhawatirkan bisa menjadi jebakan atau bumerang bagi Pemerintah sendiri. RUU ini bisa saja malah menyeret pemerintah…

PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) turut memberdayakan ibu-ibu rumah tangga disekitar kawasan industri dengan berbagai pelatihan kewirausahaan.

Senin, 22 April 2019 - 15:21 WIB

PT JIEP Kembangkan Wirausaha Wanita Pemula Melalui Satu Rumah Satu Usaha

Dalam mendukung lahirnya Kartini-Kartini baru di era sekarang, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) turut memberdayakan ibu-ibu rumah tangga disekitar kawasan industri dengan berbagai…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mengungunjungi pabrik Mainan PT Mattel Indonesia

Senin, 22 April 2019 - 15:05 WIB

Industri Mainan Dalam Negeri Terus Banjiri Pasar Ekspor

Industri mainan menjadi salah satu sektor manuaktur yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Ini tercermin dari capaian nilai ekspor mainan anak-anak pada tahun…

Direktur Utama Bank BTN, Maryono (kanan), bersama pihak PNM melakukan penandatanganan Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat (CSPA) di Jakarta, Senin (22/04/2019).

Senin, 22 April 2019 - 14:09 WIB

Bank BTN Akuisisi 30 Persen Saham Anak Usaha Permodalan Nasional Madani

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membeli 30 persen saham PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM). Saham yang dibeli Bank BTN tersebut adalah milik PT Permodalan Nasional…

CEO Crown Group, Iwan Sunito

Senin, 22 April 2019 - 14:06 WIB

Harga Naik Tiga Kali Lipat, CEO Crown Group: Sekarang Saatnya Beli Apartemen

Crown Group selaku pengembang hunian terkemuka di Australia, terus mendorong pembeli untuk berinvestasi sekarang dengan dasar keuntungan jangka panjang dan berpotensi melipatgandakan kekayaan…