Strategi Chemco Raksasa Industri Komponen Otomotif RI Tumbuh Konsisten dan Stabil

Oleh : M. Amru, Eddi, Abi | Kamis, 29 Februari 2024 - 09:16 WIB

Albert Arianto Budiman, Direktur PT Chemco Harapan Nusantara
Albert Arianto Budiman, Direktur PT Chemco Harapan Nusantara

INDUSTRY.co.id - (In-depth), Jababeka, Cikarang - Produk berkualitas tinggi dan layanan pelanggan yang komprehensif menjadi kunci sukses bagi Chemco untuk memimpin pasar alumunium part, khususnya di produk komponen otomotif.

Sebagai bagian dari industri otomotif, industri komponen merupakan salah satu sektor yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional.

Faktanya, sektor  ini tak sebatas menyedot lapangan kerja, namun turut mendatangkan Investasi penanaman modal dari Investor dalam negeri maupun luar negeri yang bersekala Internasional dan pendapatan bagi negara.

Bicara tentang kontribusi industri komponen otomotif di Tanah Air, tentunya tidak bisa menyampingkan PT.Chemco Harapan Nusantara. Pasalnya, perusahaan yang berdiri pada tahun 1984 ini telah memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan ekonomi dan masyarakat luas.

Berawal dari perusahaan yang memproduksi brake system untuk truk ringan dan truk berat (aftermarket) berlokasi di kawasan Kapuk Muara, Jakarta Utara. Chemco berkembang pesat menjadi perusahaan manufaktur komponen untuk perusahaan-perusahaan OEM (original equipment manufacturer) otomotif untuk produksi skala Nasional dan pasar global.

Direktur PT Chemco Harapan Nusantara, Albert Arianto Budiman, menuturkan, Chemco telah berkembang dalam tiga dekade terakhir dari perusahaan lokal skala kecil menjadi perusahaan global, dengan pertumbuhan yang konsisten dan stabil. Sekaligus berhasil menempati posisi dominan di Indonesia dan terus berkembang di pasar luar negeri.

“Dulu kami hanya menjual kampas rem untuk truk di pasar – pasar di daerah Sawah Besar, Jakarta. Kemudian berkembang menjadi perusahaan manufaktur yang memproduksi sparepart kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, meliputibrake system, aluminium casting dan casting wheels,” ujarnya saat ditemui redaksi INDUSTRY.co.id beberapa waktu lalu.

Seiring kenaikan permintaan bisnis perusahaan, maka pada tahun 1993, Chemco berpindah lokasi ke Kawasan Industri Jababeka, Cikarang.

Selanjutnya dalam rangka ekspansi perusahaan, pada tahun 2023 kembali membangun pabrik (plant) kedua yang berlokasi di Kawasan Industri Mitra Karawang.

Albert menyebutkan awal masa berdiri perusahaan memiliki karyawan sejumlah 251 karyawan. Kini total karyawan yang terserap sebagai tenaga kerja dari  dua plant  di Cikarang dan Karawang sebanyak 6.800 karyawan.

“Untuk plant di Cikarang sendiri, kurang lebih terdapat 2.700 karyawan,” imbuh dia.

Pabrik Chemco Harapan Nusantara

Terapkan Metode QCD

Chemco memiliki landasan yang kuat sebagai produsen utama sparepart dan brake system kendaraan bermotor di Indonesia, baik roda dua dan roda empat, sehingga mampu  menghasilkan produk berkualitas unggul. Dari kedua plant-nya, Chemco dapat memproduksi  sparepart dan brake system lebih dari 5 juta unit sepeda motor dan 250 ribu unit mobil, serta castingwheel sejumlah 1 juta unit per tahun.

Di kategori sepeda motor, Chemco memiliki hak eksklusif sebagai produsen sparepart dan brake system (OEM) yang ditunjuk oleh Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) selaku produsen otomotif roda dua di Indonesia dan internasional, yakni Honda, Kawasaki, Suzuki, Yamaha, perusahaan-perusahaan motor listrik, dan lainnya.

Selain itu Chemco juga sudah memproduksi sparepart dan brake system untuk beberapa pabrikan otomotif roda empat atau lebih, diantaranya Daihatsu, Honda, Hyundai, Suzuki, perusahaan-perusahaan mobil listrik. Termasuk sparepart bagi bus atau truk, meliputi Hino, Isuzu, Mitsubishi dan lainnya. 

Keberhasilan Chemco dipercaya memasok kebanyak produsen otomotif, lantaran mempunyai standar dan mutu dengan menerapkan metode Quality, Cost, Delivery (QCD), sehingga menghasilkan produk berkualitas internasional untuk memenuhi konsumen di Indonesia, bahkan diekspor ke pasar internasional.

“Tidak hanya berkecimpung di pasar domestik saja, kami juga aktif di pasar global dengan merambah ke pasar Amerika Serikat, Brazil, Eropa, Jepang dan lainnya. Ekspor kami antara 10-15% dari total penjualan setiap tahunnya,”  beber Albert.

Transformasi 4.0

Guna mempertahankan kualitas secara konsisten agar dapat menjaga kepercayaan customer dan masyarakat untuk kualitas terbaik produk sparepart sepeda motor maupun mobil.

Chemco memanfaatkan teknologi dan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam mendukung dan menciptakan peluang untuk berinovasi melalui program development untuk mendukung alat (part) kendaraan motor listrik, seperti halnya alumunium part untuk controler, inverter dan motor, baik pasar lokal serta ekspor.

Terkait produk casting wheel, perusahaan sedang melakukan development untuk menggunakan Flow Forming Technology untuk menghasilkan produk yang lebih ringan, dengan target mengurangi bobot 10%-15% dari produk casting wheelkonvensional.

Selangkah lebih maju dalam menghadapi revolusi industri 4.0, Chemco telah mempersiapkan langkah-langkah strategis agar mampu beradaptasi dengan era industri digital ini.

Konkretnya, program automation sudah mulai dilakukan dan terus dikembangkandalam kurun waktu 5 tahun terakhir, guna mendukung proses produksi yang lebih efisien dan aman demi terjaganya kualitas produk.

Perusahaan pun sudah membangun sistem yang menggunakan berbagai perangkat elektronik komputasi, mekanis, serta mesin otomatis yang terintegrasi dalam sistem internet of things (IoT), yang mendukung pengolahan data, proses quality control, produksi dan administrasi untuk mengoptimalkan pekerjaan, serta menghemat biaya produksi.

Produk Chemco Harapan Nusantara

Pembangunan Berkelanjutan Ala Chemco

Chemco berkomitmen berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Hal ini diwujudkan dalam penggunaan sumber energi terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan memasang solar panel di pabrik plant 2 Karawang.

Instalasi rangkaian solar panel merupakan bentuk green movement yang dilakukan oleh Chemco untuk menjalankan kegiatan operasional perusahaan sehari-hari yang berorientasi terhadap keberlanjutan lingkungan. Selain mendukung program green energy di Indonesia, tujuannya meningkatkan daya saing, khususnya menekan biaya produksi. 

Solar panel yang terpasang adalah 3,2 KWp yang dapat menurunkan emisi sebesar 3.267 ton CO2 per tahun. Berkaca pada keberhasilan pemasangan solar panel di plantKarawang. Pada tahun 2023 ini, Chemco juga sedang mengembangkan penggunaan solar panel di plant Cikarang karena ada permintaan dari customer dan stakeholder. “Pemasangan solar panel di plant Cikaran bekerjasama dengan Cikarang Listrindo,” ungkap Albert.

Dalam pemberdayaan masyarakat di wilayah sekitar perusahaan beroperasional, Chemco berperan memfasilitasinya melalui pembuatan kain majun untuk industri yang memberdayakan tenaga kerja lokal serta bantuan sembako untuk korban terdampak bencana di beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

Selain lingkungan sosial, Chemco juga memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan dan kesehatan yang diwujudkan dalam program CSR perusahaan. Di aspek pendidikan bantuan diberikan kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Pulau Jawa berupa renovasi gedung sekolah dan fasilitas belajar mengajar (Komputer, Meja, Kursi, dan Alat Tulis).

Untuk menjembatani kesenjangan kompetensi lulusan SMK dengan tuntutan dunia industri,  Chemco memberikan pelatihan kepada siswa SMK yang berisi pembelajaran mesin (CNC, robot, dan alat ukur)  di Balai Latihan Kerja (BLK) komunitasnya. Termasuk menyediakan mobil alat ukur industri yang berkeliling untuk sarana pembelajaran alat ukur industri.

Kegiatan lainnya adalah teaching factory untuk  pembuatan brake shoe/brake pad, praktek kerja industri, pemagangan siswa maupun guru SMK. Ini dilakukan untuk membantu menyiapkan lulusan SMK memasuki dunia kerja.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kiri ke kanan: ignasius arrie setiawan, komisaris, melly elita, direktur, tjia tjhin hwa komisaris, kiki sadrach dirut

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:29 WIB

Top! KKES Ekspansi ke Timur Indonesia, Targetkan Pertumbuhan Penjualan di Atas 11% dan Laba di Atas 14% pada 2024

Jakarta– PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) distributor dan importir bahan kimia maupun bahan baku untuk pertanian dan industri baru saja melaksanakan RUPST & paparan publik. Dalam kegiatan…

MenKopUKM Teten Masduki

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:13 WIB

Orasi Ilmiah di UMMI, Menteri Teten Tekankan Pentingnya Bangun Industri UMKM Berbasis Keunggulan Domestik

Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menekankan pentingnya membangun industri UMKM berbasis keunggulan domestik, serta mengolah sumber daya alam hasil perkebunan dan pertanian…

Kika: Warit Jintanawan, Direktur PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (kedua dari kiri). Budyanto Totong, Founder dan Dirut PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (tengah) Andy Totong, Direktur Utama Mitra10 (kedua dari kanan)

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:05 WIB

Perkuat Pasar di Jawa Barat, Mitra10 & Atria Ekspansi ke Sawangan Depok

Depok– Mitra10 memperkuat penetrasi pasar ritel modern bahan bangunan dan pelengkapan rumah, bersama dengan Atria yang menguasai pasar ritel modern furnitur dan matras, membuka flagship store…

Jajaran direksi PT Mora Telematika Indonesia Tbk.

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:55 WIB

Absen Tebar Deviden, Moratelindo Bakal Gencar Ekspansi Jaringan Telekomunikasi

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo menetapkan untuk menggunakan laba bersih senilai Rp678,17 miliar sebagai laba ditahan. Kemudian, sisanya, laba bersih yang senilai Rp1…

6IXTY8IGHT

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:37 WIB

Sepanjang 2023, PT Sinar Eka Selaras, Tbk. Catat Kenaikan Penjualan Bersih Sebesar 23%

Sepanjang tahun 2023, PT Sinar Eka Selaras, Tbk. (Perseroan) berhasil mencatatkan kenaikan penjualan bersih sebesar 23% menjadi Rp3,7 triliun dengan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik…