INDUSTRY.co.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan dengan sejumlah pengusaha Brunei Darussalam (konsorsium investor) di Assarraa Guest House, Bandar Seri Begawan, pada Sabtu (13/01/2024) malam. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi memaparkan potensi investasi dan rencana pemerintah dalam membangun Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan progres pembangunan inti yang telah mencapai 70 persen dan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2024. Selain itu, saat ini juga telah banyak investasi yang masuk dan memulai pembangunan infrastruktur yang ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking.
“Ada 13 yang telah groundbreaking, baik berupa rumah sakit ada 3 rumah sakit, ada 5 hotel, dan ada 2 mal, ada training center untuk sepak bola, juga ada transportasi hijau, dan juga termasuk Nusantara Superblock di kawasan terintegrasi dengan hotel bintang lima, tempat hiburan, dan pusat perbelanjaan,” jelasnya.
Ia pun berharap para pengusaha asal Brunei Darussalam dapat merealisasikan minatnya untuk berinvestasi di IKN. Presiden menyebut bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah insentif bagi para investor di IKN baik berupa super tax deduction, tax holiday, hingga pembebasan bea masuk.
“Saya berharap minat investasi dari Your Highness dapat segera direalisasikan. Terima kasih,” tandasnya.
Setelah Pertemuan dilakukan penyerahan letter of interest oleh Konsorsium investor, yang dilakukan oleh Putri Amal Rakiah kepada Kepala OIKN, Bambang Susantono.
Ditempat terpisah, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, menjelaskan bahwa perkiraan komitmen investasi yang bakal disuntik oleh konsorsium asal Brunei mencapai Rp7 triliun.
Menurutnya rencana investasi tersebut diperoleh usai Presiden Jokowi berkunjung ke Brunei Darussalam.
"[Konsorsium] ini menyampaikan LoI sebagai langkah pertama dari investasi, estimasi nilai investasi masih perlu dihitung, tapi paling tidak Rp4,5 triliun sampai Rp7 triliun," kata Agung, Selasa (16/1/2024).
Dikemukakan Agung lebih lanjut, Konsorsium Investor Bandar Seri Begawan tersebut dipimpin langsung oleh Adik Sultan Brunei, Her Royal Highness Pengiran Anak Puteri Hajah Amal Rakiah.
" Bukan hanya dari Brunei tapi dari Arab [anggota konsorsiumnya], mereka berpengalaman di pembangunan Ibu Kota baru di Mesir, dan menyatakan minat investasi untuk hunian," pungkasnya.