Jelang Dieng Festival, Sejumlah Homestay Habis Dipesan Wisatawan

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 25 Juli 2017 - 09:32 WIB

Kawah Sileri di Dieng Banjarnegara (Foto Ist)
Kawah Sileri di Dieng Banjarnegara (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Banjarnegara- Ratusan rumah sewa (homestay) di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, habis dipesan oleh wisatawan menjelang pergelaran Dieng Culture Festival (DCF) pada 4-6 Agustus 2017.

"Bahkan, sudah habis dipesan sejak satu bulan lalu. Namun seperti tahun-tahun sebelumnya, kami berharap rumah-rumah masyarakat yang sudah direnovasi dapat dijadikan sebagai rintisan 'homestay'," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata "Dieng Pandawa" Alif Faozi di Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (25/7/2017)

Dengan demikian, kata dia, wisatawan yang belum mendapatkan "homestay" saat pergelaran DCF 2017 dapat menginap di rumah-rumah warga yang dijadikan sebagai rintisan "homestay".

Ia mengatakan jumlah "homestay" di Dataran Tinggi Dieng, baik yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara maupun Wonosobo, sekitar 700-800 unit.

"Kalau di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, ada sekitar 200 'homestay'," katanya.

Terkait dengan tarif "homestay" selama pergelaran DCF 2017, dia mengatakan berdasarkan kesepakatan dengan pengelola, tarifnya mengalami kenaikan berkisar Rp50.000-Rp100.000 dengan menyesuaikan fasilitas yang disediakan.

Menurut dia, kenaikan tarif tersebut ditetapkan karena pemilik "homestay" khususnya yang ada di Desa Dieng Kulon turut andil dalam pendanaan salah satu acara yang digelar pada hari pertama DCF 2017, Jumat (4/8), berupa "Kongkow Budaya".

Dalam hal ini, kata dia, hampir 80 persen biaya untuk acara "Kongkow Budaya" didanai oleh pemilik "homestay".

Disinggung menggenai letusan freatik di Kawah Sileri yang terjadi pada hari Minggu (2/7), Alif mengakui jika kejadian tersebut sempat berdampak terhadap penurunan wisatawan ke Dieng termasuk pembatalan terhadap "homestay" yang telah dipesan.

"Sempat berpengaruh sekitar satu minggu, namun sekarang telah pulih lagi setelah mereka mengetahui yang sebenarnya. Dieng tetap aman dikunjungi wisatawan," katanya.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…