INDUSTRY.co.id, Abu Dhabi - Sebuah Masjid di Abu Dhabi telah berganti nama, hal ini menurut anggota gereja di Abu Dhabi merupakan sebagai contoh toleransi bersama dan koekisistensi damai.
Melansir dari arabianindustry, Senin (3/7/2017) Masjid Sheikh Mohammad Bin Zayed di daerah Al Mushrif, telah berganti nama menjadi Masjid Mariam Umm Eisa, yang jika diterjemahkan dari bahasa Arab sebagai Maria, Bunda Yesus.
Langkah tersebut diperintahkan oleh Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi, sebagai isyarat untuk mempromosikan hubungan sosial antar agama.
Menurut Pendeta Evangelis, Abu Yousuf Farajallah, mengatakan bahwa isyarat tersebut mencerminkan semangat persaudaraan Kristen dan Muslim, serta prinsip dan nilai koeksistensi antariman di UAE.
Ia menambahkan, "Belum pernah terjadi sebelumnya, dan ini mencerminkan keunggulan dan orisintalitas kepemimpinan di UEA."
Sementara, Rev Bishoy Fakhri, Pastor Gereja Katedral di Abu Dhabi, mengatakan, "UEA menetapkan contoh nyata toleransi, yang melampaui gagasan dan slogan untuk menjadi kenyataan praktis dan mencapai tahap harmoni sosial."
Tak hanya itu, Pendeta Ibrahim Farouk, Pelindung Paus Tawadros Kristen Koptik Gereja Ortodoks Mesir di Abu Dhabi, mengungkapkan bahwa UEA selalu memimpin dunia dalam bidang toleransi beragama, persaudaraan dan perdamaian.
"Dengan menggunakan nama 'Ibu Maria' di Masjid ini, adalah isyrat cinta dan kedamian yang kami harap akan diikuti oleh seluruh dunia," pungkasnya.