INDUSTRY.co.id - Jakarta - Penawaran perdana saham (IPO) PT Cerestar Indonesia Tbk mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed sampai 48,43 kali.
Permintaan pembelian saham yang masuk mencapai 85,40 miliar saham, sementara saham yang ditawarkan oleh emiten produsen tepung olahan gandum tersebut sebanyak 1,5 miliar saham atau 18,88% dari jumlah seluruh modal disetor Perseroan setelah IPO.
Manajemen melihat permintaan yang sangat tinggi ini menunjukkan minat dan kepercayaan investor yang sangat besar akan prospek bisnis Perseroan.
“Ini sebuah awalan yang sangat baik. Kami bersyukur dan oleh karenanya seluruh jajaran manajemen akan bekerja keras untuk mewujudkan semua rencana bisnis perusahaan,” kata Direktur Utama Cerestar Indonesia, Indra Irawan yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (8/7/2022).
Melalui IPO ini, Perseroan yang menawarkan saham di harga Rp210 per saham ini berhasil meraup dana segar senilai Rp315 miliar.
Seluruh dana hasil IPO tersebut akan disuntikkan sebagai tambahan modal kepada dua anak perusahaan dari Perseroan yaitu PT Harvestar Flour Mills (HFM) dan PT Agristar Grain Industry (AGY).
Adapun rincian penggunaan dana tersebut diantaranya adalah sekitar 46,67% akan digunakan untuk pembelian mesin baru guna meningkatkan kapasitas produksi HFM sebesar 600 MT/hari.
Sekitar 20,00% akan digunakan untuk pembelian tanah di Kawasan Industri Gresik sebagai tambahan fasilitas penunjang HFM, Sekitar 33,33% akan digunakan untuk pembangunan fasilitas gudang dan pengepakan AGY yang berlokasi di Cilegon.