KASAL Laksamana Yudo Tegaskan Kolaborasi Kunci Sukses Pembangunan Sektor Maritim

Oleh : Herry Barus | Minggu, 15 Mei 2022 - 05:30 WIB

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono

INDUSTRY.co.id - Bali- Kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dengan Kementerian dan Lembaga, Pemerintah Daerah, pihak swasta dan berbagai pihak terkait lainnya merupakan kunci sukses dalam pembangunan sektor maritim di Indonesia, khususnya dalam pengembangan program 1000 Indonesian Naval Aquagriculture Program (INAP) di seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Potensi Maritim (Potmar) TNI AL di Jembrana, Bali. Kemarin. Seperti diinformasikan oleh Dispen TNi ndan Dispenal.

“Harus ada kolaborasi, harus ada kebersamaan di antara Kementerian Lembaga terkait, juga khususnya dengan pemerintah daerah dan penduduk setempat. Kita tidak boleh ego sektoral, harus bersama-sama sehingga kita bisa wujudkan dari program 1000 INAP tadi dan memperoleh hasil yang optimal untuk pemberdayaan masyarakat pesisir dan pembangunan sektor maritim,” ujar Kasal menegaskan.

Program INAP ini selaras dengan kerja sama antara TNI AL dengan beberapa Kementerian RI yang selama ini telah terjalin seperti Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta Kementerian Kesehatan dalam mengembangkan program Kampung Bahari Nusantara (KBN) pada setiap jajaran TNI AL di seluruh Indonesia, dimana idealnya setiap KBN memiliki program INAP.

Lebih jauh Kasal memaparkan bahwa pencanangkan program 1000 INAP di seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) baik di Lantamal, Pasmar dan Lanal di seluruh Indonesia adalah untuk  mendukung Pembangunan Kluster Ekonomi yang merupakan salah satu Klaster dari 5 Kluster dalam program Kampung Bahari Nusantara (KBN) yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat pesisir.

Pencanangan program tersebut rencananya akan dilaksanakan mulai Tahun Anggaran 2023 mendatang secara bertahap dengan melihat ketersediaan lahan, kecocokan kondisi air dan lingkungan setempat.

Usai acara pembukaan Rakor dan Rakernis Potmar, dilaksanakan panen raya hasil pengembangan dari INAP I yang melaksanakan penaburan benih udang jenis Vaname pada pertengahan bulan Februari 2022. Dalam waktu 60 hari saja setiap kolamnya menghasilkan lebih dari 6 Ton udang Vaname siap panen.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pajak

Selasa, 24 Mei 2022 - 15:42 WIB

8 Pajak Penghasilan yang Wajib Dibayar dan Dilaporkan Secara Online

Di negara manapun, termasuk Indonesia, pajak dapat memberikan kehidupan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan pajak, masyarakat bisa menikmati infrastruktur mulai dari jalan, terminal, stasiun,…

Direktur Utama Yoshihiro Kobi mengatakan sepanjang kuartal I-2022, perseroan telah berhasil mencapai 41%

Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB

Ekonomi Mulai Pulih! Bekasi Fajar Optimistis Akan Penjualan Lahan Industri

Jakarta - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) pada tahun ini menargetkan marketing sales lahan industri seluas 20 hektar dengan harga rata-rata penjualan Rp2,7 juta-3,5 juta/m2.

WINGS Group Indonesia Dukung Potensi UMKM Bangka Belitung

Selasa, 24 Mei 2022 - 15:03 WIB

WINGS Group Indonesia Dukung Potensi UMKM Bangka Belitung

Wings Group Indonesia, mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi…

Penari Bali (Dok. Kemenparekraf)

Selasa, 24 Mei 2022 - 14:30 WIB

5 Negara dengan Wisman yang Paling Banyak Mengunjungi Bali

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengungkapkan terdapat lima negara yang banyak menyumbang kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali yaitu Amerika Serikat, Australia, Inggris,…

Logo Starbucks Coffee

Selasa, 24 Mei 2022 - 12:15 WIB

Tutup 130 Gerai, Starbucks Resmi Keluar dari Rusia

Setelah hampir 15 tahun, Starbucks Corp mengatakan pada Senin (23/5/2022) akan keluar dari pasar Rusia. Hal ini dikarenakan jaringan kopi bergabung dengan McDonald's Corp dalam menandai berakhirnya…