INDUSTRY.co.id, Jakarta-Dikutip dari Reuters, Rabu (4/5/2022), kota yang berpenduduk 22 juta orang ini menutup lebih dari 60 stasiun kereta bawah tanah dan 158 rute bus. Sebagian besar yang ditutup berada di distrik Chaoyang.

Advertisement

 Pemerintah Beijing memperpanjang pembatasan Covid-19 di tempat umum disusul penutupan sejumlah fasilitas publik seperti stasiun metro dan bus.

Perpanjangan pengetatan dilakukan merespon kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi di Shanghai. Sebab, Beijing tak ingin bernasib sama dengan kota bisnis China tersebut.

Advertisement

Seperti melansir cnbc, Tak hanya itu, Beijing juga akan menutup sekolah, restoran, pusat kebugaran dan tempat hiburan serta beberapa bisnis mulai Kamis, 5 Mei 2022 hingga waktu yang belum ditentukan.

Dengan kondisi ini, pemerintah Beijing kembali mengimbau warganya untuk bekerja dari rumah mulai Kamis ini daripada kembali ke kantor jika memungkinkan.

Advertisement

Pemerintah Beijing berupaya untuk menghindari penutupan secara penuh atau lockdown seperti yang dilakukan oleh Shanghai. Oleh karenanya, sebelum kasus kembali naik maka pengetatan dilakukan.

Advertisement