Sejak 2013 Absen, Tahun Ini NIKL Bagi Dividen Sebesar 30% dari Laba Bersih

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 31 Maret 2022 - 22:48 WIB

Sejak 2013 Absen, Tahun Ini NIKL Bagi Dividen Sebesar 30% dari Laba Bersih
Sejak 2013 Absen, Tahun Ini NIKL Bagi Dividen Sebesar 30% dari Laba Bersih

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pelat Timah Nusantara (Latinusa) Tbk (NIKL) menyetujui rencana perseroan yang akan membagikan dividen tunai sebesar 30 persen dari jumlah laba bersih di 2021 yang sebesar USD5,86 juta.

"Kalau tidak salah, kami terakhir membagikan dividen di 2013. Jadi memang sudah lama sekali kami tidak membagikan dividen," kata Direktur Utama Latinusa, Jetrinaldi dalam Public Expose usai RUPST 2022 yang digelar secara daring, Kamis (31/3).

Dia mengatakan, selama ini para pemegang saham NIKL berharap bisa menerima dividen, maka pada tahun ini RUPST merealisasikan pembagian dividen tunai sebesar 30 persen dari total laba bersih di 2021. "Dividen per sahamnya sebesar USD0,000697," ucap Jetrinaldi.

Pada dasarnya, kata Jetrinaldi, perseroan menginginkan agar seluruh laba bersih 2021 akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur permodalan NIKL. "Tetapi, kami menyadari bahwa Latinusa sudah cukup lama tidak membagikan dividen. Maka, kami mengajukan kepada pemegang saham untuk pembagian dividen," ujarnya.

Dia memaparkan, para pemegang saham untuk menerima dividen tunai NIKL adalah investor yang namanya tercatat pada Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 12 April 2022. Sementara itu, pembayaran dividen direncanakan akan dilakukan pada 4 Mei 2022.

Dalam pemaparannya, Jetrinaldi menyampaikan bawah di sepanjang 2021 nilai penjualan NIKL mencapai USD210,74 juta atau bertumbuh 45,61 persen (year-on-year). "Peningkatan kinerja ini merupakan dampak dari kenaikan volume penjualan, berkat tingkat permintaan yang kuat maupun peningkatan harga jual yang mengikuti tren pergerakan harga global," tuturnya.

Dia menegaskan, target penjualan di 2022 akan di pada upaya mempertahankan dominasi pangsa pasar melalui strategi yang terkonsentrasi melayani segmen konsumen prima, khususnya industri makanan dan minuman.

"Capex (belanja modal) di 2022 ini dialokasikan sebesar USD2 juta yang akan difokuskan pada upaya mempertahankan produktivitas dan kualitas produk," kata Jetrinaldi sbari menyebutkan bahwa sumber dana capex ini berasal dari kas internal NIKL.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:21 WIB

Jasindo Catat Pertumbuhan Asuransi Tani di Jateng dan Jatim

Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo mencatat pertumbuhan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di kuartal 1 tahun 2022.

Ilustrasi kesehatan perempuan dan anak. (Foto: WHO)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:18 WIB

Duh Mengerikan! Kemenkes Temukan 18 Orang Dugaan Kasus Hepatitis Akut

Jakarta-Kementerian Kesehatan melaporkan telah menemukan dugaan kasus Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya kepada 18 orang.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:10 WIB

Menteri Teten Identifikasi Koperasi yang Siap Produksi Minyak Goreng

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki terus mengidentifikasi koperasi-koperasi yang memungkinkan untuk memproduksi minyak goreng sehingga setidaknya bisa memberikan alternatif pasokan…

Juru bicara pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia Maudy Ayunda

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:08 WIB

Maudy Ayunda Beberkan Tiga Isu Transisi Energi yang Bakal Diangkat dalam Presidensi G20 Indonesia

Sebagai salah satu isu prioritas Presidensi G20 Indonesia, pemerintah menyoroti dampak perubahan iklim yang diakibatkan oleh sektor energi yang relevan dalam keseharian masyarakat.

Pakaian Tradisional Jepang, Yukata dan Kimono (Foto: saibumi.com)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:00 WIB

Jepang Pertimbangkan Buka Kunjungan Wisatawan Pada Juni 2022

Pandemi dua tahun ini membuat Jepang menutup perbatasannya untuk wisatawan asing. Tetapi, baru-baru ini Jepang telah dibuka pada April untuk beberapa penduduk luar negeri misalnya, pelancong…