INDUSTRY.co.id Binjai– Paska diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada Jum’at, (4/2/2022) kemarin, Jalan Tol Ruas Binjai – Langsa seksi 1 Binjai – Stabat sepanjang 11,8 kilometer akan segera dioperasikan.

Advertisement

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya, Tjahjo Purnomo mengatakan bahwa sebagai pengelola jalan tol tersebut, Hutama Karya sudah siap mengoperasikan jalan tol dengan telah dilakukannya Uji Laik Fungsi tol. “Operasional jalan tol sudah siap dan Hutama Karya juga telah menerima Sertifikat Laik Operasi (SLO) atas Jalan Tol Binjai – Stabat pada 28 Januari 2021 lalu. Saat ini kami menunggu arahan regulator untuk mulai pengoperasian sehingga jalan tol bisa digunakan oleh masyarakat setempat.” terang Tjahjo.

Kehadiran jalan tol Ruas Binjai – Langsa seksi 1 Binjai – Stabat sepanjang 11,8 kilometer diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap perekonomian Sumatra Utara karena alur distribusi barang dan kendaraan kini dapat dijangkau dengan mudah melalui keberadaan Tol Binjai – Stabat.

Advertisement

“Tol ini terhubung langsung dengan Tol Medan – Binjai sepanjang 17 km yang telah beroperasi penuh, serta akan memangkas waktu tempuh dari Stabat menuju Bandara Kualanamu dari 2 Jam menjadi sekitar 45 menit saja,” tutup Tjahjo Purnomo, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Tol Binjai – Stabat merupakan seksi 1 dari jalan tol Ruas Binjai – Langsa sepanjang 131 Km. Adapun Ruas Tol Binjai – Langsa terdiri dari 5 seksi yakni seksi 1 (Binjai – Stabat) sepanjang 11,8 Km, seksi 2 (Stabat – Tanjung Pura) sepanjang 26,71 Km, seksi 3 (Tanjung Pura – P. Brandan) sepanjang 18,98 Km, seksi 4 (Pangkalan Brandan – Kuala Simpang) sepanjang 44,24 Km dan seksi 5 (Kuala Simpang – Langsa) sepanjang 29,18 Km. Tol Binjai – Stabat membuka akses komuter darat dari Binjai ke Stabat, Stabat ke Binjai, Binjai ke Medan ±17 Km dan Medan ke Bandara Kualanamu ±42 Km.

Advertisement

Hingga saat ini Hutama Karya telah mengoperasikan ±542,8 Km Jalan Tol Trans Sumatera diantaranya yakni Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (141 Km), Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 Km), Tol Palembang – Indralaya (22 Km), Tol Medan Binjai (17 Km), Tol Pekanbaru – Dumai (132 Km), Tol Sigli – Banda Aceh seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 Km) dan seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang (14 Km), serta Tol Binjai – Langsa seksi 1 Binjai – Stabat sepanjang 11,8 Km.

Sementara total panjang ruas tol yang masih dalam tahap konstruksi sepanjang ±519 Km meliputi Tol Sigli – Banda Aceh (44 Km), Tol Kisaran – Indrapura (48 Km), Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (143 Km), Tol Sp. Indralaya – Muara Enim (121 Km), Tol Padang – Sicincin (37 Km), Tol Pekanbaru – Pangkalan (64 Km), Tol Bengkulu – Taba Penanjung (18 Km) dan Tol Stabat – Pangkalan Brandan (44 Km).

Advertisement