Proyek Geothermal Rantau Dedap 91.2MW Milik ENGIE Resmi Beroperasi Komersial di Indonesia

Oleh : Hariyanto | Kamis, 13 Januari 2022 - 10:10 WIB

Proyek Geothermal Rantau Dedap 91.2MW
Proyek Geothermal Rantau Dedap 91.2MW

INDUSTRY.co.id - Jakarta -  Pembangkit listrik tenaga panas bumi konvesional kedua di dunia milik ENGIE memulai operasi komersilnya meski menghadapi tantangan lokasi yang terpencil, lahan yang sulit, dan dalam situasi pandemi.

ENGIE mengumumkan Tanggal Operasi Komersial (Commercial Operation Date/COD) Fase-1 dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Rantau Dedap, dimulai pada 26 Desember 2021.

Pembangkit listrik ini terdiri dari dua turbin dengan kapasitas bersih 91.2MW. Proyek ini berlokasi di Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia, dan dikembangkan oleh PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD).

PT SERD adalah perusahaan Joint-Venture yang dibentuk antara ENGIE (37.4%), Supreme Energy (25.2%) dan MeriT (37.4%, gabungan Marubeni dan Tohoku Electric Power).

Studi awal untuk proyek ini dimulai di tahun 2008 dengan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) yang ditandatangani pada 2012 dan memulai aktivitas eksplorasinya pada 2015.

Setelah Amandemen PJBTL berakhir di penghujung 2017, pembiayaan tercapai pada bulan Maret 2018 dengan dukungan dari JBIC, ADB, Mizuho, SMBC dan MUFJ. SERD memulai kegiatan Development Drilling and Construction dengan perusahan EPC kontraktor yang ditunjuk yaitu konsorsium PT Rekayasa Industri/Fuji Electric.

Pada Tanggal Operasi Komersial, SERD memasuki masa 30 tahun PJBTL dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menjual listrik bersih dari emisi CO2 dari tenaga panas bumi, yang mana nantinya akan disalurkan ke jaringan untuk menyuplai listrik di Sumatera.

Proyek ini dilaksanakan melalui skema Build, Own, Operate (BOO), dan mematuhi standar lingkungan hidup yang tinggi, serta melibatkan 2.800 pekerja konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi  yang berlokasi di lahan pegunungan terpencil dengan sistem pipa uap (SGS) sepanjang 22 km, yang tersebar di area seluas 350km2.

"Kami bangga bahwa tim ahli kami mampu menyelesaikan proyek ini dengan sukses di masa pandemi global meskipun dihadapkan dengan tantangan lokasi di pedalaman dengan lahan terjal dan pada ketinggian hingga 2.600m di atas permukaan laut," kata David Cullerier, Direktur Utama ENGIE Energy Indonesia yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (13/1/2022).

"Dengan PLTP ini, ENGIE dan mitranya menunjukkan komitmen dan menekankan kontribusi mereka untuk menuju dekarbonisasi bauran energi di Indonesia. Proyek industri ambisius bernilai kira-kira 700M USD ini selesai berkat dedikasi yang tidak kenal lelah dan dedikasi yang tinggi dari tim proyek," imbuhnya.

Proyek Rantau Dedap adalah bagian dari program percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000MW kedua yang dimulai pemerintah Indonesia pada tahun 2010 (Fast Track Programme (FTP) - 2).

Proyek ini diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan penyediaan listrik bersih bagi sekitar 500.000 rumah tangga, sementara di saat yang sama mengurangi emisi karbon dioksida 475.000 ton per tahun.

ENGIE bisnis merupakan referensi global di bidang energi rendah karbon dan jasa yang berkomitmen untuk mempercepat pergantian menuju dunia yang netral karbon melalui pengurangan konsumsi energi dan solusi yang lebih ramah lingkungan. 

Grup bisnis ENGIE terdaftar di bursa saham Paris and Brussels  (ENGI) dan berada pada daftar indeks keuangan (CAC 40, Euronext 100, FTSE Eurotop 100, MSCI Europe) dan indeks non-keuangan (DJSI World, DJSI Europe, Euronext Vigeo Eiris - Eurozone 120/ Europe 120/ France 20, MSCI EMU ESG, MSCI Europe ESG, Stoxx Europe 600 ESG, dan Stoxx Global 1800 ESG).
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

Selasa, 24 Mei 2022 - 16:45 WIB

Menperin Agus Ajak Qualcomm Investasi Industri Chip di Indonesia

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan perusahaan semikonduktor, software, dan penyedia teknologi wireless asal Amerika Serikat, Qualcomm.

Sika Indonesia

Selasa, 24 Mei 2022 - 16:34 WIB

Sika Indonesia Hadirkan Loyalty Program dengan Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Selama pandemi Covid-19, kinerja penjualan perusahaan bahan kimia untuk konstruksi dan industri asal Swiss, Sika Indonesia tetap stabil bahkan meningkat. Hal ini terlihat dari pertumbuhan bisnis…

Peresmian kerja sama Jet Commerce Indonesia dengan UPFOS (Foto:Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 24 Mei 2022 - 16:30 WIB

Dongkrak Bisnis E-commerce di Indonesia, Jet Commerce Jalin Kerja Sama dengan UPFOS

Perusahaan e-commerce enabler, Jet Commerce Indonesia secara resmi mengumumkan kerja sama dengan perusahaan layanan e-commerce, UPFOS.

Event Sport Tourism (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 24 Mei 2022 - 16:30 WIB

Tingkatkan Daya Tarik Wisata, Sandiaga Uno Dorong Kepala Daerah Hadirkan Event

Sebagai upaya membangkitakan ekonomi dan membuka lapangan kerja di daerah masing-masing melalui sektor pariwisata, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong kepala…

Aplikasi Mekari

Selasa, 24 Mei 2022 - 16:23 WIB

Kenapa Software SAP Terlengkap Itu Penting? Berikut Ulasannya

Di zaman yang modern ini, hampir semua perusahaan berskala besar ataupun kecil (UMKM) sudah menggunakan software SAP terlengkap. Karena sistem ini mampu mengintegrasikan dengan mengelola sebuah…