Penambang Sumur Minyak Tradisional di Kabupaten Bojonegoro Akan di Atur Dalam Perbup

Oleh : Hariyanto | Selasa, 02 Mei 2017 - 09:49 WIB

Sumur Minyak Tradisional (bj)
Sumur Minyak Tradisional (bj)

INDUSTRY.co.id - Bojonegoro, Penambang sumur minyak tradisional di Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro akan diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup).

Kedepanya, pengelolaan sumur minyak tradisional tersebut akan dimanajemeni oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan pengelola langsung oleh Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.

Hal tersebut disampaikan Direktur BUMD, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), Tonny Ade Irawan. Ia menjelaskan, karena pengeboran sumur tradisional yang ada di Wonocolo dan sekitarnya terus berkembang, maka kedepanya kelompok penambang diatur dalam Perbup. Rencana baru pengelolaan sumur tradisional tersebut kini masih dalam pembahasan mengenai perancangan Perbup.

"Dalam pengelolaannya nanti akan menggunakan Perbup yang dipakai dasar pengesahan kelompok penambang baik yang sumur tua maupun sumur baru," tutur Tonny, Senin (1/5/2017).

Dalam Perbup tersebut, nantinya akan mengatur tentang keberadaan penambang dan kelompok penambang, kewajiban, pengawasan, pembinaan dan pemberdayaan penambang. Dalam hal ini BUMD hanya sebagai manajemen saja. Sedangkan untuk pengelolaannya menjadi hak pemilik WKP, Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.

"Pembayaran juga dilakukan secara langsung dari Pertamina kepada penambang," ujar Tonny.

Sebelumnya, pengaturan pengelolaan pengeboran sumur tradisional di Wonocolo dan sekitarnya yang masuk Kecamatan Kedewan menggunakan dasar Peraturan Menteri Nomor 1 tahun 2008 tentang Pedoman Pengusahaan Pertambangan Minyak Bumi Pada Sumur Tua, yang menyebut bahwa KUD dan BUMD dapat mengusahakan dan memproduksikan minyak bumi.

"Permen itu sendiri akan ada perubahan karena di sumur tua sendiri juga ada mengalami perubahan. Beberapa perkembangan salah satunya karena ada sumur baru yang proses ekplorasinya diatas tahun 70," lanjutnya.

Tonny menambahkan, di lokasi pengeboran sumur tua tersebut kini banyak muncul sumur baru.

"Sekarang di sana memang ada pencampuran antara sumur baru dan sumur tua. Sehingga penerapan Permen disini perlu dikaji ulang. Setelah Perbup yang baru ini selesai, maka pengelolaan baru ini akan langsung diterapkan," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jababeka dok

Sabtu, 23 Juni 2018 - 20:57 WIB

Setelah Morotai dan Tanjung Lesung, Jababeka Incar KEK di Bangka Belitung

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (kode saham KIJA) memberi sinyal hendak mengelola kawasan ekonomi khusus (KEK) di Provinsi Bangka Belitung.

Penyanyi Ed Sheeran. (Foto: NME)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 19:30 WIB

Ed Sheeran Akui Tak Gunakan Layanan Streaming Musik

Ed Sheeran rupanya tidak pernah menggunakan jasa layanan streaming musik untuk mempromosikan lagu-lagunya. Seperti yang diketahui, Shape of You milik Ed Sheeran menjadi salah satu lagu yang…

Kementerian Perindustrian. (Fofo: kemenperin.go.id)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:52 WIB

Kemenperin Tengah Godok Insentif Penerapan Industri Hijau

Kementerian Perindustrian mewacanakan insentif fiskal dan nonfiskal sebagai upaya untuk menerapkan industri hijau yang bersifat wajib.

Ribuan UMKM memadati acara sosialisasi PPh Final UMKM 0,5% yang dilakukan Presiden Jokowi di Sanur, Bali, Sabtu (23/6). (Dok: Kemenkop)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:44 WIB

UMKM Bali Antusias Sambut Penurunan PPh Final 0,5 Persen

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di provinsi Bali menyambut baik kebijakan pemerintah menurunkan pajak penghasilan (PPh) final UMKM yang semula 1% menjadi 0,5% mulai 1 Juli 2018…

Aktris Scarlett Johansson, menjadi Black Widow. (Foto: Independent)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 17:35 WIB

Marvel Kantongi Tiga Sutradara Wanita untuk Garap Black Widow

Marvel Studios semakin menseleksi daftar sutradara wanita untuk menggarap proyek film Black Widow. Marvel sendiri sudah mengantongi tiga nama kandidat, yakni Cate Shortland, Amme Asante dan…