Bermodalkan Rp 10 Ribu Anda Bisa Investasi Reksadana Manulife

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 06 Desember 2018 - 14:57 WIB

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menggandeng PT Indomarco Prismata (Indomaret) untuk melakukan transaksi pembelian produk reksadana MAMI.
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menggandeng PT Indomarco Prismata (Indomaret) untuk melakukan transaksi pembelian produk reksadana MAMI.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menggandeng PT Indomarco Prismata (Indomaret) untuk melakukan transaksi pembelian produk reksadana MAMI. Kini investor dapat melakukan transaksi pembayaran unit penyertaan reksadana MAMI di seluruh gerai Indomaret. Di setiap gerai Indomaret yang ada di Indonesia, transaksi pembayaran pembelian reksadana dapat dilakukan dengan menggunakan uang tunai, kartu debit, dan e-money. Ini merupakan terobosan baru di industri reksadana Indonesia.

“Dengan adanya terobosan baru ini, kami harap semakin banyak masyarakat yang bisa memanfaatkan reksadana untuk memenuhi kebutuhan investasi yang berkualitas dan terjangkau," kata Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur MAMI melalui keterangan tertulis, Kamis (6/12/2018)

Cukup dengan dana Rp 10.000, masyarakat dapat mulai berinvestasi di reksadana, dan melakukan transaksi pembayarannya di Indomaret yang sangat dekat dengan rumah dan tempat aktivitasnya sehari-hari.

Investor yang ingin memulai investasi di reksa dana dapat melakukan pendaftaran menjadi investor di www.klikMAMI.com, melakukan transaksi pembelian dan memilih Indomaret sebagai metode pembayaran.  

Proses pembukaan rekening reksa dana melalui klikMAMI hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit, dan dapat dilakukan secara fully online dari mana pun dan kapan pun. 

Transaksi harus diselesaikan oleh calon investor di gerai Indomaret dengan memasukkan kode pembayaran yang didapat setelah investor melakukan transaksi pembelian di www.klikMAMI.com. Proses ini dirancang mirip dengan proses berbelanja di online shop. 

Pembayaran di Indomaret dapat digunakan untuk pembelian Reksa Dana Manulife pertama kali, maupun pembelian-pembelian berikutnya (top up). Di Indomaret, investor bisa melakukan transaksi pembayaran unit penyertaan Reksa Dana Manulife dalam mata uang Rupiah sampai batas maksimum Rp5 juta.  Sementara itu, pembayaran transaksi reksa dana Manulife dalam denominasi dolar AS tidak bisa ditransaksikan melalui Indomaret

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 19:00 WIB

Garuda Indonesia Mulai Operasikan Layanan Vintage Flight Experience

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan "Vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Dinilai Mampu Sumbang Devisa, Danone Ajak Media Industri Kenali Sisi Positif dari Sampah Plastik

PT Danone Indonesia bekerjasama dengan Forum Wartawan Industri (Forwin) mengadakan Workshop Media dengan tema "Inovasi dan Kontribusi Industri Menerapkan Model Pengelolaan Sampah Plastik yang…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Humas BUMN)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:00 WIB

Bangun TOD, Wujud Nyata Sinergi BUMN Bagi Penyediaan Hunian Layak Terjangkau

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno terus memberikan dukungan bagi penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat kecil dan menengah. Dukungan diberikan dengan…

Peluncuran Realme U1 (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:53 WIB

Disiapkan Untuk Jadi Smartphone Selfie, Realme Hadirkan Realme U1 Dengan Kamera SelfiePro 25MP

Smartphone Realme secara resmi telah memperluas rangkaian produk mereka ke Asia Tenggara dengan meluncurkan jajaran smartphone baru yang mengintegrasikan kinerja yang cepat, kamera selfie yang…

Tanaman kopi (foto Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:26 WIB

Kabar Gembira, Indonesia Peringkat ke-4 Produsen Kopi Dunia

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Indonesia saat ini berada di peringkat ke-4 produsen kopi dunia dengan jumlah produksi sebesar 600.000 ton atau sekitar 6,6 persen…