Dukung Infrastruktur, Pabrik Semen Segera Dibangun di NTT

Oleh : Herry Barus | Selasa, 21 Februari 2017 - 04:28 WIB

Ilustrasi Pabrik Semen.
Ilustrasi Pabrik Semen.

INDUSTRY.co.id - Kupang- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengatakan rencana pembangunan pabrik Semen Kupang Indonesia di Kupang segera terealisir.

"Proses persiapan sudah selesai. Rencananya peletakan batu pertama pembangunan Semen Kupang Indonesia ini akan dilakukan pada 10 Maret 2017," kata Gubernur Lebu Raya kepada Antara terkait rencana pembangunan Pabrik Semen Kupang Indonesia, Senin (20/2/2017)

Dia menjelaskan, pembangunan pabrik semen dengan kapasitas produksi 1,5 juta ton pertahun ini membutuhkan waktu sekitar tiga tahun, mulai dari pembebasan lahan, desain dan pengadaan pabrik.

Menurut dia, jika pabrik ini beroperasi, maka kapasitas produksi semen di Kupang akan mencapai 1,8 juta ton per tahun.

Saat ini produksi semen dari Pabrik Semen Kupang I dan Pabrik Semen Kupang II sebanyak 300.000 ton per tahun.

Dia mengatakan, awalnya pabrik yang akan dibangun ini dengan nama PT Semen Indonesia, namun dirinya meminta agar nama `Kupang yang melekat pada Pabrik Semen Kupang I dan II tidak dihilangkan, sehingga pabrik yang akan dibangun ini diberi nama Pabrik Semen Kupang Indonesia.

"Saya ingin tetap mempertahankan nama Kupang di pabrik semen ini untuk membuat orang Kupang bangga bahwa ada pabrik besar di Kupang," katanya.

Pembangunan pabrik Semen Kupang Indonesia yang direncanakan berlokasi di sekitar Kawasan Industeri Bolok itu dengan nilai investasi sebesar Rp2 triliun.

Pabrik ini dibangun bersama oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan PT Semen Kupang (Persero).

Semen hasil produksi Semen Kupang Indonesia selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri juga akan diekspor ke luar negeri seperti Timor Leste.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:50 WIB

Dirjen Cipta Karya: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tuntas Dalam Satu Hingga Dua Tahun

Teknologi Risha menggunakan sistem modular sehingga mudah dipasang dan lebih cepat penyelesaiannya dibandingkan konstruksi rumah konvensional.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:25 WIB

Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam rangka percepatan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pasca…

Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:10 WIB

Tiga Infrastruktur Ini Ditergetkan Rampung Akhir 2019, Ini Masing-masing Anggaranya

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar…