LIPI Prediksi Enam Partai Lolos Parlementary Treshold

Oleh : Herry Barus | Jumat, 20 Juli 2018 - 13:30 WIB

Pertemuan Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PDIP Megawati Soekarno Hatta
Pertemuan Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PDIP Megawati Soekarno Hatta

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memprediksi hanya enam partai politik yang lolos ambang batas parlemen atau "parlementary treshold" di Pemilu 2019, namun apapun bisa terjadi karena masih ada 26,1 persen responden memilih tidak menjawab.

"Survei kami menunjukkan hanya enam parpol yang mencapai ambang batas parlemen diatas 4 persen, karena ketentuan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyebutkan seperti itu," kata peneliti senior LIPI Syamsuddin Haris dalam pemaparan survei bertajuk "Partisipasi Politik, Kepemimpinan Nasional, dan Masa Depan Demokrasi", di Jakarta, Kamis (19/7/2018)

Dia menjelaskan hasil survei LIPI menunjukkan hanya dua partai yang perolehan suara di atas 10 persen yaitu PDI Perjuangan diurutan pertama dengan 24,1 persen, lalu Partai Golkar memperoleh 10,2 persen, sedangkan Partai Gerindra memperoleh 9,1 persen.

Selanjutnya, PKB memperoleh 6 persen, PPP 4,9 persen, dan Partai Demokrat 4,4 persen.

Sementara itu partai-partai yang saat ini ada di parlemen, namun diprediksi tidak lolos di Pemilu 2019 antara lain PKS (3,7 persen), PAN (2,3 persen), Partai Nasdem (2,1 persen), dan Partai Hanura (1,2 persen).

"Hanya enam partai yang diprediksi lolos ambang batas parlemen meskipun masih banyak responden yang belum menjawab dan belum menentukan pilihan," ujarnya.

Syamsuddin mengatakan 26,1 persen suara tersebut kemungkinan akan mengubah hasil survei apabila dalam realitasnya menentukan pilihan politiknya terhadap salah satu parpol.

Kalau itu terjadi menurut dia, bisa saja jumlah parpol yang lolos ambang batas parlemen lebih dari enam parpol, meskipun diprediksi tidak lebih banyak dibandingkan Pemilu 2014.

"Responden yang belum jawab justru masih banyak karena masih bimbang atau karena rendahnya kepercayaan kepada parpol dan belum memutuskan pilihan," ungkapnya.

Syamsuddin mengatakan tujuan dinaikkannya ambang batas parlemen agar jumlah parpol di DPR RI lebih sedikit sehingga kinerja lebih efektif.

Dalam Pasal 414 ayat (1) UU Pemilu menyebutkan bahwa parpol peserta pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4 persen dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan kursi anggota DPR RI.

Survei LIPI tersebut dilakukan pada 26 April-9 Mei 2018 di seluruh provinsi di Indonesia dengan responden sebanyak 2.100 orang yang telah memiliki hak pilih.

Metodologi survei menggunakan "multistage random sampling" dengan "margin of error 2,14 persen. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 06:31 WIB

Dampak Gempa 7 SR, Kegiatan Pendidikan di NTB Diliburkan

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGB Zainul Majdi menginstruksikan aktivitas pendidikan pada berbagai tingkatan agar diliburkan sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian pascagempa 7 SR pada…

BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 06:25 WIB

Hingga Senin Pagi, Gempa Masih Terjadi di Lombok NTB

Gempa bumi susulan dua kali masih terjadi masing-masing di Lombok Timur dan Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Senin pagi (20/8/2018) setelah sebelumnya diguncang dengan kekuatan 7 Skala Richter…

Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (Foto Rizki Meirino)

Senin, 20 Agustus 2018 - 04:07 WIB

Semarakkan HUT RI, Mandiri dan PPA Gelar Aksi Sosial di Papua Barat

Bank Mandiri bersama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) menggelar serangkaian aksi sosial di Merauke dan Sorong, Papua Barat untuk menyemarakkan peringatan HUT RI ke-73. Rangkaian itu meliputi…

Mensos Idrus Marman dan Dirjen irjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat (Foto Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 04:00 WIB

Pemerintah Sertifikasi Data Korban Gempa di Lombok NTB

Kementerian Sosial sedang melakukan verifikasi terhadap data korban yang meninggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) gempa bumi 7 Skala Richter (SR), Minggu (19/8/2018) malam.

Ilustrasi Gempa

Senin, 20 Agustus 2018 - 03:55 WIB

Gempa 5 SR Guncang Seram Maluku Bagian Timur

Gempa Bumi dengan kekuatan 5 Skala Ricther (SR) mengguncang Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, pada Minggu (19/8/2018) malam.