Sekjen PUPR: Untuk Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur Berkualitas Perlu Dukungan Stakeholder Sektor Konstruksi

Oleh : Hariyanto | Rabu, 18 Juli 2018 - 14:39 WIB

Pembukaan Launching Konstruksi Indonesia (KI) 2018 (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
Pembukaan Launching Konstruksi Indonesia (KI) 2018 (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Guna meningkatkan produktivitas, daya saing global dan  kemandirian ekonomi bangsa, pemerintah memfokuskan diri untuk melakunan pembangunan infrastruktur. Hal tersebut menjadi pilihan logis dan strategis melihat data Global Competitiveness Index dimana daya saing global Indonesia meningkat dari peringkat 41 ditahun 2017 menjadi peringkat 36 ditahun 2018.

Kemudian, Index Daya Saing Infrastruktur Indonesia juga meningkat dari peringkat 60 ditahun 2017 menjadi peringkat 52 ditahun 2018. Sementara, survei Gallup World Poll juga menempatkan Indonesia diperingkat pertama negara yang memiliki pemerintahan yang paling dipercaya masyarakat.

"Untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas kita membutuhkan dukungan dari stakeholder sektor konstruksi. Dukungan tersebut berupa pendanaan, tenaga kerja konstruksi bersertifikat, inovasi teknologi, peningkatan mutu konstruksi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi, dan lain sebagainya," kata Sekertaris Jenderal Kementerian PUPR, Anita Firmanti mewakili Menteri Basuki pada pembukaan Launching Konstruksi Indonesia (KI) 2018 di Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Terkait K3 Konstruksi, Anita mengatakan, terjadinya beberapa kecelakaan kerja maupun kegagalan bangunan beberapa waktu lalu jangan sampai terjadi lagi dimasa mendatang. Mengingat hal tersebut dapat menghambat berjalanya pembangunan infrastruktur.

"Kuncinya adalah disiplin pada prinsip K3 dan patuh pada Satandar Operasional Prosedur yang ditetapkan agar tercapai zero accident," kata Anita.

Selain K3, faktor pendukung lain yaitu pendanaan juga yang memerlukan sumber sumber pembiayaan alternatif, tidak hanya dari pemerintah. Sedangkan mengenai tenaga kerja, Anita menambahkan, pembangunan infrastruktur yang masif memerlukan tidak hanya tenaga kerja konstruksi berkualitas yang ditunjukan melalui sertifikat, tapi juga jumlah yang banyak.

"Karena itu perlu dukungan dari stakeholder konstruksi untuk mencetak banyak tenaga kerja konstruksi," kata Anita.

Selain itu, lanjutnya, Inovasi teknologi dalam pembangunan infrastruktur juga sangat dibutuhkan. Dimasa yang akan datang Indonesia akan dibanjiri oleh barang dan jasa teknologi dari luar negeri. "Perkembangan ini harus dapat dijadikan sebagai potensi dan motivasi dalam menciptakan ide-ide atau karya yang inovatif oleh anak negeri demi mewujudkan kemandirian bangsa," ungkap Sekjen PUPR.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

JNE. (Foto: IST)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:54 WIB

Mulai Besok Tarif Kiriman Paket JNE Naik 19 Persen

Perusahaan jasa kiriman ekspres JNE kembali melakukan penyesuaian tarif jasa kiriman paket ke konsumen. Penyesuaian itu berupa kenaikan tarif maupun penurunan tarif dan berlaku mulai 21 Maret…

Nokia 3.1 Plus Resmi meluncur di Indonesia (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:32 WIB

Nokia 3.1 Plus Resmi Hadir Untuk Pasar Indonesia, Apa Saja Kelebihanya?

HMD Global, the home of Nokia phones, mengumumkan kehadiran Nokia 3.1 Plus di Indonesia, smartphone dengan layar 6-inchi HD+ dan daya tahan baterai selama 2 hari.

Panen jagung

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:31 WIB

Kementan Perkuat Koordinasi Untuk Mendukung Usaha Perunggasan Nasional Yang Sehat

Jakarta, Kementan terus memperkuat koordinasi untuk mendukung usaha perunggasan nasional yang sehat. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita di…

Direktur Utama BGR Logistics, M. Kuncoro Wibowo, memberikan plakat kepada Menteri ESDM, Ignasius Jonan, dalam acara Customer Gathering BGR Logistics

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:02 WIB

Jelang Hari Jadi ke-42, BGR Logistics Berikan Apresiasi Bagi Pelanggan Setia

Apresiasi tersebut sebagai bentuk ungkapan terima kasih atas kepercayaan pelanggan dalam menggunakan jasa logistik milik BGR Logistics.

Singapore Airlines (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:00 WIB

Jumlah Penumpang Singapore Airlines Sepanjang Februari Stabil

Pada bulan Februari 2019, tingkat keterisian penumpang (PLF) SIA Group stabil pada 81,2% (+0,3 poin persentase secara year-on-year). Jumlah penumpang yang diangkut (diukur dalam pendapatan dari…