Tusina Baraseger Mulai Dilirik Industri Sebagai Pembangkit Listrik

Oleh : Hariyanto | Selasa, 10 Juli 2018 - 10:15 WIB

Tusina Baraseger
Tusina Baraseger

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Inovasi kreatif tepat guna Tusina Baraseger (Tungku Siklon Sederhana Batubara dan Sumber Energi Terbarukan) Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (Puslitbang tekMIRA), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selain efektif digunakan di Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai tungku pembakar, kini mulai dilirik industri pembangkit sebagai pembangkit listrik. 

Menurut sang peneliti Tusina Baraseger dari TekMIRA, Muhammad Ade Adriansyah Efendi, Teknologi tusina menggunakan pembakaran sempurna sehingga menghasilkan energi yang tinggi.

"Dengan jumlah bahan bakar yang sama dengan yang tungku konvensional, Tusina menghasilkan proses pembakaran yang lebih efektif dan ruang yang lebih kecil," katan Ade seperti dikutip dari laman Kementerian ESDM, Senin (9/7/2018).

Ade mengungkapkan bahwa tekMIRA telah melakukan pengembangan tungku siklon ini sejak lama, diawali penelitian skala menengah oleh Bapak Sumaryono, lalu dikembangkan lagi oleh Bapak Ikin Sodikin menggabungkan pembakaran antara batubara dengan biomasa. 

"Tungku siklon terus dikembangkan oleh tekMIRA hingga sampai ke kami dengan penyempurnaan-penyempurnaan yang kami lakukan. Sekarang penelitiannya adalah bagaimana tungku siklon ini menjadi tungku untuk pembangkit listrik skala kecil dibawah 10 MW," ungkap Ade.

Untuk mengembangkan tungku tusina menjadi pembangkit, tekMIRA telah melakukan kerjasama dengan perusahaan produsen boiler yakni, PT Aalborg Industri Indonesia yang sejak awal Juli 2017 dan saat ini prototypenya sudah ada di PT Aalborg Industri Indonesia. 

"Kami rancang ulang pembakaran boiler ini dengan system siklon dan sudah berhasil menjadi tungku untuk pembangkit listrik, hasil pengembangan tungku ini sudah kami daftarkan patennya," jelas Ade.

Lebih lanjut Ade menjelaskan, jika pembangkit listrik biasa, lokasi pembakarannya ada di dalam boiler, sedangkan pengembangan yang kita lakukan, pembakarannya terpisah, ada di tungku siklon, dan yang masuk kedalam boiler itu hanya berupa flue gas (gas panas) saja. 

"Biasanya kalau pakai tungku konvensional, panas terserap didalam tungku atau ke boiler itu sekitar 30-40% dan jika menggunakan tungku kami maka efisiensi yang dihasilkan hingga mencapai 90%. Tungku siklon sangat efektif sekali," jelasnya.

Kolaborasi antara tekMIRA dengan PT Aalborg Industri Indonesia saat ini sudah menghasilkan pesanan 6 buah tungku siklon untuk pembangkit listrik berbasis biomasa dari Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Februari 2019 - 19:35 WIB

Lewat INDI 4.0, Kemenperin Pantau Kesiapan Perusahaan Manufaktur Menuju Industri Keempat

Kementerian Perindustrian gencar melakukan sosialiasi kepada para pelaku industri manufaktur di Indonesia mengenai indikator penilaian penerapan teknologi industri 4.0atau Indonesia Industry…

Vivo V15

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:38 WIB

Segera Hadir di Indonesia, Ini Kelebihan Vivo V15

Vivo mulai memperkenalkan V15 sebagai V-Series terbaru dengantaglineGo Up yang segera hadir di pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu lakukan aksi demo terkait harga avtur

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:27 WIB

Serikat Pekerja Pertamina: Ada Enam Hal Dibalik Gejolak Harga Avtur

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) yang membawahi 19 Serikat Pekerja di lingkungan PT Pertamina (Persero) hari ini menggelar unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Assistant Vice President Marketing Podomoro Golf View, Alvin Andronicus

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:24 WIB

Usung Konsep Eco Living, PGV Sediakan Kawasan Untuk Lahan Terbuka dan Nursery

Gaya hidup ramah lingkungan (eco living) bukan hanya menjadi tren baru di dunia. Akan tetapi, gaya hidup ini sudah menjadi kebutuhan, lantaran diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup. Bagi…

MenPAN RB Syarifuddin .memberikan keterangan Pers Usai memberikan SAKIP di Makasar Hari ini

Selasa, 19 Februari 2019 - 17:11 WIB

Menpan RB, SAKIP Wilayah III Berhasil Hemat Rp 6,9 Triliun

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Drs. Syafruddin M.S.i mengatakan, penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di 186 pemda Wilayah…